RADARSEMARANG.ID, Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal menyiapkan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-421 yang diperingati pada 28 Juli 2026 dengan target tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat, menghadirkan hiburan, dan meningkatkan pelayanan publik.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri Majelis Dzikir Maulid Rasulullah SAW yang digelar Jamaah Al-Hikmah di Alun-alun Kendal, Sabtu (11/7/2026) malam.
Dyah Kartika mengatakan seluruh agenda Hari Jadi Kendal telah dirancang agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas ekonomi dan keterlibatan pelaku usaha lokal.
Baca Juga: Di Tengah Ancaman Rob, Warga Bandengan Kendal Tetap Gelar Sedekah Laut
Menurutnya, momentum hari jadi harus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
"Rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kendal kami siapkan untuk menggerakkan roda ekonomi, memberikan hiburan kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan pelayanan publik," ujar Dyah Kartika.
Ia berharap seluruh agenda yang telah disusun dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kendal.
Bupati juga memohon doa restu kepada para ulama, kiai, nyai, tokoh agama, dan seluruh masyarakat agar seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Kendal ke-421 maupun program pembangunan daerah dapat terlaksana dengan baik.
"Kami memohon doa restu kepada para ulama, kiai, nyai, dan seluruh masyarakat agar rangkaian acara hari jadi serta seluruh program pembangunan Kabupaten Kendal dapat berjalan lancar sehingga mampu mewujudkan Kendal yang lebih maju dan sejahtera," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Dyah Kartika turut menyampaikan apresiasi kepada para ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang selama ini aktif mendukung pembangunan daerah.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan para tokoh agama menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas, keamanan, serta persatuan masyarakat di Kabupaten Kendal.
Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Jamaah Al-Hikmah yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Baca Juga: Tercium Bau Tak Sedap, Pria Paruh Baya di Kendal Ditemukan Tewas di Kamar
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah, khususnya Jamaah Al-Hikmah, yang telah konsisten mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan-kegiatan positif seperti pengajian malam ini," tuturnya.
Selain membahas persiapan Hari Jadi Kendal, Dyah Kartika mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan keselamatan bangsa dan negara.
Ia bersyukur kondisi Kabupaten Kendal hingga saat ini tetap aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Ketua Panitia Majelis Dzikir Maulid Rasulullah SAW, H. Amir Mahmud, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana diajarkan guru besar Jamaah Al-Hikmah, KH Achmad Asrori Al Ishaqy RA.
Menurutnya, majelis dzikir tidak hanya menjadi sarana memperkuat keimanan, tetapi juga wadah mendoakan orang tua, para leluhur, ulama, dan para pemimpin yang telah wafat.
Ia menambahkan doa bersama juga dipanjatkan untuk keselamatan, kesejahteraan, serta perlindungan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Kendal.
Amir Mahmud turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kendal yang ikut menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Puncak acara diisi tausiyah Abdul Rosyit Zuhro dari Surabaya yang mengingatkan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai jalan memperoleh ridha Allah SWT.
Ia menegaskan keberhasilan dan keberkahan hidup seseorang tidak dapat dipisahkan dari doa serta keridhaan kedua orang tua.
"Ridha Allah terletak pada ridha orang tua sehingga jangan pernah melupakan jasa-jasa mereka, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada," pesannya di hadapan ribuan jamaah.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat serta ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat, keselamatan bangsa, dan kemajuan Kabupaten Kendal. (bud)
Editor : Baskoro Septiadi