RADARSEMARANG.ID, Kendal – Ribuan pelayat memadati Kaliwungu untuk mengantar kepergian KH Asro'i Tohir, ulama kharismatik sekaligus Ketua MUI Kabupaten Kendal, yang wafat pada Senin (6/7/2026) dini hari.
Arus pelayat terus berdatangan sejak pagi ke rumah duka di Dusun Sabranglor, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama puluhan tahun menjadi panutan umat.
Lautan jemaah juga memenuhi Masjid Al Muttaqin Kaliwungu untuk mengikuti salat jenazah sebelum almarhum dimakamkan. Halaman masjid hingga ruas jalan di sekitarnya dipenuhi masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal maupun luar daerah.
KH Asro'i Tohir meninggal dunia sekitar pukul 03.00 WIB saat menjalani perawatan di RSUD dr. Soewondo Kendal. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi kalangan ulama, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, serta masyarakat Kabupaten Kendal.
Baca Juga: Gawat! Dana TPG Juli 2026 Terancam Hangus Jika Status SKTP Guru Masih Merah Hari Ini
Semasa hidup, KH Asro'i Tohir dikenal sebagai ulama yang mendedikasikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan Islam, dan pembinaan umat. Selain menjabat Ketua MUI Kabupaten Kendal, almarhum juga pernah mengemban amanah sebagai pengurus PCNU Kabupaten Kendal.
KH Asro'i Tohir juga aktif sebagai dosen Ma'had Aly Al Musyaffa' dan pengurus yayasan pendidikan Islam. Kiprahnya menjadikan beliau dikenal luas sebagai ulama yang istiqamah membangun pendidikan Islam, memperkuat dakwah, serta menjaga persatuan umat.
Dalam berbagai kegiatan keagamaan, termasuk tradisi Syawalan Kaliwungu, KH Asro'i Tohir kerap menyampaikan sejarah para auliya dan perkembangan syiar Islam di Kabupaten Kendal.
Almarhum juga merupakan menantu almarhum KH Ahmad Abdul Hamid, ulama kharismatik asal Kendal yang dikenal sebagai penulis berbagai kitab keislaman.
Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya KH Asro'i Tohir yang dinilainya sebagai sosok teladan bagi masyarakat.
"Kami atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kendal menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya."
"Beliau adalah ulama kharismatik, tokoh panutan, sekaligus teladan bagi masyarakat Kendal."
"Pengabdian beliau dalam membina umat, menjaga kerukunan, serta mengembangkan pendidikan Islam merupakan warisan yang sangat berharga," ujar Mahfud.
Ucapan belasungkawa juga disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kendal KH Ikhsan Intizam.
Ia menilai KH Asro'i Tohir merupakan ulama yang bersahaja dan selalu menghadirkan kesejukan dalam setiap dakwahnya.
"Beliau adalah ulama yang bersahaja, penuh keteladanan, dan selalu memberikan motivasi serta nasihat yang menyejukkan bagi umat," katanya.
Sementara itu, KH Nidhomudin Asror mengenang almarhum sebagai pembina Masjid Al Muttaqin Kaliwungu yang memiliki perhatian besar terhadap kemakmuran masjid.
Ia mengajak masyarakat melanjutkan perjuangan dan amal baik yang telah diwariskan KH Asro'i Tohir.
"Semoga Masjid Al Muttaqin semakin makmur dan penuh berkah, mari kita lestarikan semua kebaikan yang telah beliau tinggalkan."
"Ramaikan masjid sebagai bentuk melanjutkan perjuangan beliau," ujarnya. (bud)
Editor : Baskoro Septiadi