Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Kendal Tegaskan Pancasila Jadi Benteng Hadapi Disrupsi Teknologi

Budi Setiyawan • Senin, 1 Juni 2026 | 16:33 WIB
HORMAT BENDERA: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Kendal, Senin (1/6/2026). (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)
HORMAT BENDERA: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Kendal, Senin (1/6/2026). (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)

 

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Pancasila harus menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi derasnya arus disrupsi teknologi, perkembangan kecerdasan buatan, serta berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Kendal, Senin (1/6/2026).

Baca Juga: Anak Perwira Polisi Polda Jateng yang Terjerat Kasus Konten Rasis Ditetapkan Jadi Tersangka 

Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Yudian Wahyudi.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Pancasila merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, sekaligus bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Menurut Yudian, Indonesia tetap mampu berdiri kokoh di tengah ketidakpastian global dan ancaman fragmentasi yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran Pancasila sebagai perekat bangsa yang mampu menyatukan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnik dalam satu identitas kebangsaan.

“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan Bupati Kendal.

Dalam amanat itu juga diingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai moral dan kebangsaan.

Kemajuan teknologi yang tidak dibarengi nilai-nilai moral berpotensi menimbulkan berbagai persoalan baru dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Karena itu, seluruh elemen bangsa diminta menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology dalam setiap aspek kehidupan.

Baca Juga: Kalender Pendidikan 2026 Jadwal Libur Kenaikan Kelas Jenjang SD, SMP, SMA, SMK

Perhatian khusus diberikan kepada generasi muda yang dinilai memiliki peran strategis sebagai penjaga masa depan bangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Upacara Hari Lahir Pancasila di Kendal diikuti jajaran Forkopimda, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Usai upacara, Bupati Kendal mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai penguat semangat persatuan dan kebangsaan.

Menurutnya, implementasi nilai-nilai Pancasila harus terus diwujudkan dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun penyelenggaraan pemerintahan.

Ia berharap pengamalan nilai Pancasila dapat menjadi fondasi untuk mewujudkan Kabupaten Kendal yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis. (bud)

Editor : Baskoro Septiadi
#BUPATI KENDAL