Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sekolah Jadi Korban Banjir Kendal, SMPN 2 Brangsong Kembali Terendam

Budi Setiyawan • Rabu, 11 Februari 2026 | 11:26 WIB
SMP Negeri 2 Brangsong, Kabupaten Kendal, kembali menjadi korban banjir tahunan setelah hujan deras memicu luapan Sungai Blorong, Rabu (11/2/2026).
SMP Negeri 2 Brangsong, Kabupaten Kendal, kembali menjadi korban banjir tahunan setelah hujan deras memicu luapan Sungai Blorong, Rabu (11/2/2026).

RADARSEMARANG.ID, Kendal — SMP Negeri 2 Brangsong, Kabupaten Kendal, kembali menjadi korban banjir tahunan setelah hujan deras memicu luapan Sungai Blorong, Rabu (11/2/2026).

Air mulai masuk ke lingkungan sekolah sekitar pukul 03.00 WIB dan menggenangi seluruh ruang kelas dengan ketinggian 30 hingga 40 sentimeter.

Kepala SMPN 2 Brangsong, Nidhom, mengatakan banjir kali ini kembali melumpuhkan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Kegiatan belajar mengajar terganggu, karena seluruh ruang kelas terendam karena posisi lantai yang tidak sama, bahkan sejumlah fasilitas sekolah ikut terdampak genangan,” katanya.

Menurut Nidhom, banjir bukan peristiwa baru bagi SMPN 2 Brangsong karena kejadian serupa hampir selalu terulang setiap tahun.

Pihak sekolah telah melakukan langkah antisipasi dengan menyelamatkan peralatan elektronik dan dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi.

Meski demikian, sebagian buku pelajaran dan dokumen sekolah masih terdampak karena genangan datang dengan cepat.

Akibat banjir yang belum surut dan akses jalan menuju sekolah masih terendam, pihak sekolah meliburkan seluruh siswa.

“Sekolah masih tergenang dan akses jalan belum bisa dilalui, jadi tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar,” ujar Nidhom.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk penanganan jangka panjang agar sekolah tidak terus menjadi korban banjir tahunan.

Pihak sekolah mengaku telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut dan mengusulkan peninggian seluruh bangunan sekolah.

“Harapannya ada peninggian ruang kelas, ruang keterampilan, dan laboratorium supaya proses belajar siswa tidak terus terganggu,” tuturnya. (bud)

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #Brangsong #BANJIR #Sungai Blorong