RADARSEMARANG.ID, KENDAL — Banjir yang melanda Kabupaten Kendal pada Januari 2026 berdampak serius pada sektor pendidikan.
Data BPBD Kendal mencatat ada 108 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA terendam genangan air.
Sekolah terdampak banjir tersebar di sejumlah kecamatan rawan banjir seperti Kendal, Brangsong, Kaliwungu, Rowosari, Ngampel, dan Pegandon.
“Rinciannya, sebanyak 58 PAUD, 27 SD, 14 SMP, dan 4 SMA mengalami gangguan aktivitas belajar mengajar akibat banjir,” kata Kasi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo.
Ia menyebut genangan air masuk ke lingkungan sekolah sehingga proses belajar harus dihentikan sementara.
“Pembersihan sekolah menjadi prioritas kami, agar siswa dapat kembali belajar dengan aman pascabanjir,” ujar Iwan Sulistyo.
Selain sekolah, banjir juga berdampak pada 11.479 kepala keluarga atau 27.119 jiwa di puluhan desa di Kabupaten Kendal.
BPBD Kendal terus memantau kondisi lapangan dan mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah dampak banjir. (bud)
Editor : Tasropi