Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

38 Ribu Pekerja Terserap, Pengangguran Langsung Anjlok Hampir 3 Persen!”

Budi Setiyawan • Rabu, 10 Desember 2025 | 20:08 WIB
KEK Kendal kembali menjadi sorotan setelah meraih penghargaan Kawasan Industri Norma 100 Terbaik posisi kedua dalam Norma 100 Award 2025 Kementerian Ketenagakerjaan.
KEK Kendal kembali menjadi sorotan setelah meraih penghargaan Kawasan Industri Norma 100 Terbaik posisi kedua dalam Norma 100 Award 2025 Kementerian Ketenagakerjaan.

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – KEK Kendal kembali menjadi sorotan setelah meraih penghargaan Kawasan Industri Norma 100 Terbaik posisi kedua dalam Norma 100 Award 2025 Kementerian Ketenagakerjaan.

Penghargaan ini menegaskan peran kawasan tersebut sebagai salah satu kawasan industri dengan penerapan ketenagakerjaan terbaik di Indonesia.

Penilaian Norma 100 diikuti 16 kawasan industri melalui mekanisme self-assessment komprehensif.

KEK Kendal mencatat nilai 85 dari 100 dan menempatkan diri di papan atas nasional.

Executive Director KEK Kendal Juliani Kusumaningrum menyebut penghargaan ini sebagai bukti kolaborasi semua pihak.

“Ini bukan hanya kemenangan KEK Kendal, tetapi hasil kerja bersama antara pelaku usaha, pengelola kawasan, dan pemerintah. Kami semua bekerja menjaga standar kerja yang layak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Juliani menegaskan bahwa KEK Kendal tidak ingin berhenti pada capaian angka atau penghargaan.

“Kami akan memperkuat pendampingan dan monitoring agar implementasi norma ketenagakerjaan semakin matang dan memberi dampak nyata bagi para pekerja,” tegasnya.

Saat ini KEK Kendal dihuni 135 pelaku usaha dari berbagai sektor industri dan negara asal.

Pertumbuhan tersebut berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.

Per kuarter III tahun 2025, jumlah pekerja yang terserap mencapai 38.001 orang.

Mayoritas pekerja berasal dari Kabupaten Kendal sehingga manfaat ekonomi kawasan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Data itu sejalan dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kendal dalam lima tahun terakhir.

“Sejak 2020, TPT turun dari 7,56 persen menjadi 4,6 persen pada September 2025,” tambahnya.

Penurunan mencapai 2,9 persen dan menjadi salah satu yang paling signifikan di Jawa Tengah.

Penghargaan ini sekaligus memperkuat posisi KEK Kendal sebagai kawasan industri yang berupaya menyeimbangkan pertumbuhan investasi dan kesejahteraan tenaga kerja.

KEK Kendal diproyeksikan terus berkembang dan menjadi motor ekonomi baru di kawasan utara Jawa. (bud)

Editor : Tasropi
#KEK Kendal