Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Ning Nawal: Literasi Harus Hidup dari Desa!

Budi Setiyawan • Kamis, 27 November 2025 | 22:25 WIB
Bunda Literasi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin menegaskan pentingnya gerakan membaca dari akar rumput.
Bunda Literasi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin menegaskan pentingnya gerakan membaca dari akar rumput.

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Bunda Literasi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin menegaskan pentingnya gerakan membaca dari akar rumput.

Ia menyampaikan pesan itu dalam Sarasehan Pegiat Literasi Kendal di Perpusda Kendal.

Nawal menilai desa adalah fondasi terkuat untuk membangun budaya baca berkelanjutan.

“Gerakan literasi harus dimulai dari desa. Rumah baca harus makin hidup,” kata Nawal.

Ia memaparkan Jateng memiliki modal besar dengan 1.297 TBM, 6.127 perpustakaan desa, dan 21.995 perpustakaan sekolah.

Nawal juga memperkenalkan enam program Bunda Literasi untuk memperkuat ekosistem membaca.

Program itu meliputi Silent Reading, Gerakan Keluarga Membaca, Satu Desa Satu Pojok Literasi, Roadshow Bunda Literasi, Gelar Literasi Rakyat, dan Penguatan Literasi Digital Keluarga.

“Saya tidak mungkin bergerak sendiri. Komunitas dan masyarakat adalah kekuatannya,” tegasnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kendal menilai kolaborasi lintas komunitas sangat menentukan.

“Kami bekerja bersama banyak komunitas literasi agar budaya membaca menyebar lebih luas,” ujarnya.

Presiden Pelataran Sastra Kaliwungu, Bahrul Ulum A. Malik menyebut kehadiran Nawal memberi dorongan moral bagi para pegiat literasi.

“Ini momentum penting untuk menyegarkan kembali semangat membaca di Kendal,” katanya. (bud)

Editor : Tasropi
#Komunitas Literasi #Bunda Literasi #Gerakan Literasi