RADARSEMARANG.ID, Kendal – Antrean panjang kendaraan pengangkut sampah mengular di pintu masuk TPA Darupono, Kecamatan Kaliwungu, Senin (10/11). Para sopir terpaksa menunggu lama karena area pembuangan sudah overload.
“Iya harus antre, di dalam sudah penuh,” ujar Akhmad, salah satu sopir truk sampah.
Ia menuturkan, antrean seperti ini terjadi sejak dua bulan terakhir. Bahkan area yang dulu sempat digunakan untuk upacara HUT RI, kini kembali berubah jadi lautan sampah.
“Baru kemarin bersih, sekarang numpuk lagi. Cepat banget,” ucapnya.
Pengurus Paguyuban TPA Darupono, Lilik Aristyani, membenarkan kondisi itu. Menurutnya, sistem buka-tutup diberlakukan atas instruksi Dinas Lingkungan Hidup sejak pekan lalu.
“Sabtu–Minggu kami tutup total untuk penataan ulang,” katanya.
Lilik menambahkan, rata-rata 50 armada masuk setiap hari dengan muatan sekitar 1,5 ton. Namun kekurangan alat berat memperlambat proses pengaturan timbunan.
“Ekskavator ada yang rusak, jadi bulldozer yang ada harus kerja ekstra,” ujarnya.
Krisis ini menandakan penataan yang dilakukan dua bulan lalu belum cukup menahan laju sampah. Volume terus bertambah, tapi lahan dan alat masih terbatas.
Editor : Baskoro Septiadi