Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Aplikasi “Kota Pena Kencana” Permudah Bantuan Bencana di Kendal, Tak Lagi Tumpang Tindih!

Budi Setiyawan • Jumat, 3 Oktober 2025 | 23:02 WIB
Aplikasi “Kota Pena Kencana” Permudah Bantuan Bencana di Kendal, Tak Lagi Tumpang Tindih!  RADADSEMARANG.ID, Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal meluncurkan inovasi digital Kota Pena Kencana
Aplikasi “Kota Pena Kencana” Permudah Bantuan Bencana di Kendal, Tak Lagi Tumpang Tindih! RADADSEMARANG.ID, Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal meluncurkan inovasi digital Kota Pena Kencana

RADADSEMARANG.ID, Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal meluncurkan inovasi digital Kota Pena Kencana, sebuah aplikasi yang mempermudah penyaluran bantuan bagi korban bencana agar lebih cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi.

Program ini diinisiasi oleh Ria Listiana Sari, Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kendal.

Menurut Ria, selama ini bantuan datang dari berbagai pihak tanpa koordinasi, sehingga kerap ada bantuan ganda sementara kebutuhan riil korban belum terpenuhi.

“Dengan aplikasi Kota Pena Kencana, setiap penyaluran bisa terdata secara real-time, dan komunikasi antarinstansi menjadi lebih cepat. Semua pihak, dari dinas, lembaga sosial, hingga Baznas, bisa bergerak sesuai kebutuhan korban,” jelas Ria.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan, inovasi ini akan menjadi model penanganan bencana yang terstruktur.

“Kalau terjadi kebakaran atau bencana lain, Baznas bisa langsung menyalurkan bantuan rumah, Dinas Sosial logistik, dan BPBD menangani korban. Semua menjadi terkoordinasi,” ujar Bupati Tika.

Hadirnya aplikasi ini diharapkan menjadi contoh bagi OPD lain untuk berinovasi dan meningkatkan layanan publik.

Kota Pena Kencana juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam semangat pentahelix untuk membantu masyarakat terdampak bencana. (bud)

Editor : Tasropi
#Aplikasi #BUPATI KENDAL #korban bencana #Inovasi Digital