RADARSEMARANG.ID - Kaliwungu, Kendal hari ini diliputi suasana duka. KH Dr Alamuddin Dimyati Rois (Gus Alam), putra dari almarhum KH Dimyati Rois, telah berpulang pada Selasa, 6 Mei 2025.
Gus Alam dikabarkan meninggal sekitar pukul 05.45 WIB di Rumah Sakit (RS) Budi Rahayu, Pekalongan.
Pagi ini, sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah Gus Alam tiba di rumah Jagalan Kaliwungu sebelum dikebumikan.
Kedatangan jenazah almarhum disambut dengan suasana haru dari keluarga, santri, dan masyarakat yang hadir.
Sebelum dimakamkan, jenazah rencananya akan disholatkan di Masjid Al Muttaqin Kaliwungu sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Pemakaman dijadwalkan berlangsung nanti sore setelah waktu ashar di Ponpes Al-Fadlu 2, Jl. Srogo, dengan akses melalui Jalan Pantura.
“Insya Allah akan di makamkan Ba'da ashar. Pelepasan jenazah sangkeng Pondok Al-Fadhlu wal Fadhilah Djagalan Sholat jenazah di Masjid Al Muttaqin Kaliwungu. Lewat Cengkring pemakaman di aldhlu 2 Srogo Bersama Abah Akan di makamkan ba'dal ashar di ponpes Al fadlu srogo,” kata narasumber saat dihubungi penulis melalui pesan singkat.
Para tokoh pesantren, santri, serta masyarakat Kaliwungu ikut mengiringi kepergian Gus Alam. Mereka mengenang jasa dan dedikasi beliau dalam dunia pendidikan serta perjuangan di DPR RI sebagai bagian dari Fraksi PKB.
Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi mereka yang pernah berinteraksi dengan sosok humble dan penuh ketulusan ini.
Sebelumnya diberitakan, pengasuh Pondok Pesantren Al Fadlu itu dirawat di RS Budi Rahayu Pekalongan setelah mengalami akibat kecelakaan lalu lintas di Tol Pemalang-Batang.
Adapun kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi melibatkan mobil Toyota Inova yang ditumpanginya menabrak dengan truk Fuso di KM 315+900 Jalur A Tol Pemalang-Batang.
Kejadian Nahas tersebut terjadi di Desa Karangasem, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 02.40 WIB dini hari.
Editor : Baskoro Septiadi