RADARSEMARANG.ID, Kendal - Pameran Furnecraft Expo 2024 yang berlangsung 7-10 November berhasil menyedot animo positif pengunjung. Bahkan mencatatkan transaksi hingga puluhan juta.
Pameran Furnecraft Expo merupakan kerjasama Dinas Perindustrian Kota Semarang dengan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka).
Ada 1.500 pengunjung lokal dan 250 buyer dari Amerika Serikat yang sudah berkunjung ke pameran di Gedung Oudetrap Kota Lama Semarang.
"Pameran ini bukan hanya promosi produk tapi wadah untuk pengusaha berinovasi dengan standar internasional," kata Direktur Polifurneka Kendal, Peni Shoffiyati, Minggu (10/11).
Peni melanjutkan, ada 15 UMKM dan IKM bidang furnitur dan kerajinan tangan yang ikut serta dalam pameran.
Ajang kolaborasi ini sekaligus wadah kreasi dan kreativitas mahasiswa juga pengusaha lokal dalam memamerkan karyanya.
"Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk mewujudkan industri furnitur yang bisa berdaya saing global. Apalagi sudah mencatatkan transaksi hingga puluhan juta," lanjutnya.
Sementara Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian, Masrokhan mengapresiasi Furnecraft Expo 2024.
Kegiatan ini sebuah langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri furnitur di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.
"Ini juga memamerkan budaya lokal lewat furnitur. Terutama desain furnitur minimalis dan fungsional," katanya.
Masrokhan berharap, masyarakat bisa lebih bangga terhadap industri furnitur lokal. Ia juga berupaya agar produk lokal ini bisa go internasional.
Terlebih, sudah ada pemesan produk furnitur dari mancanegara yang berkunjung ke Furnecraft Expo.
"Sudah ada transaksi dengan pengunjung dari luar negeri. Ini menjadi jendela kita bahwa produk furnitur ini layak untuk diekspor," tandasnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi