RADARSEMARANG.ID, Kendal - Kebakaran yang melanda PT MasterKidz Indonesia di Kawasan Industri Kendal (KIK) pada Jumat (1/11) menjadi sorotan Polda Jawa Tengah.
Makanya, akan diterjunkan Tim Labfor untuk menyelidiki penyebab pasti peristiwa kebakaran tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto menjelaskan, peristiwa kebakaran PT MasterKidz Indonesia di KIK terjadi sekitar pukul 08.35 WIB.
Dikatakan, awal mula kejadian tersebut diketahui oleh dua karyawan pabrik yang memproduksi mainan anak-anak itu.
Saat itu, karyawan tersebut melihat api dan kepulan asap tebal di lantai 2 pabrik.
Rupanya, di lokasi itu merupakan ruangan painting alias tempat mengecat mainan yang telah diproduksi.
"Kejadian pertama diketahui oleh dua karyawan pabrik tersebut. Mereka melihat api di lantai dua pabrik itu membesar. Titiknya ada di lantai tempat painting dan ada cat disana," jelasnya Jumat (1/11) petang.
Artanto melanjutkan, api di lokasi kejadian langsung membesar.
Setelah itu, dua saksi tersebut melaporkan kejadian kepada HRD alias manajemen perusahaan.
Dari peristiwa itu, pihak kepolisian langsung menuju ke TKP. Selanjutnya melokalisir lokasi dan mendatangkan tim pemadam kebakaran.
"Saat ini masih proses (pemadaman). Nanti setelah api selesai (padam), sudah kondusif, akan kami terjunkan Tim Labfor dari Polda Jateng untuk mengecek penyebab kebakaran tersebut," lanjutnya.
Peristiwa kebakaran hebat ini tentunya menimbulkian kerugian yang besar. Terlebih luasan pabrik mencapai 1,1 hektare.
"Kerugian material masih dihitung. Karena masih berproses terkait pemadaman api," ujarnya.
"Saat ini hanya satu lokasi (kebakaran). Dan nanti kami akan lakukan olah TKP untuk menentukan berapa persen yang terbakar," sambung Kabid Humas Polda Jateng.
Kombes Pol. Artanto menegaskan, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa alias nihil. Saat ini, kepolisian masih fokus terkait pemadaman api.
Selanjutnya akan melakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan terkait peristiwa kebakaran.
"Untuk saat ini kita masih melakukan pemadaman api. Sambil melakukan pemadaman api dan pendinginan api tersebut, kita sudah mendapatkan dua informasi terkait titik api atau lokasi kebakaran apinya berada darimana," tandasnya.
Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berusaha untuk memadamkan api di lokasi kejadian. Diketahui, api sulit dipadamkan lantaran material yang sulit dipadamkan. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi