Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Anak Petani, Pernah Gagal Nyaleg, Mahfud Sodiq Kini Duduki Ketua Dewan

Devi Khofifatur Rizqi • Jumat, 4 Oktober 2024 | 17:54 WIB

MAHFUD SODIQ, Ketua DPRD Kendal
MAHFUD SODIQ, Ketua DPRD Kendal


RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Jatuh bangun membangun karir politik pernah dialami Mahfud Sodiq, Ketua DPRD Kendal Periode 2024-2029.

Politisi PKB itu mengaku, pernah mengalami kegagalan saat mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Kendal.

Pria kelahiran 8 Maret 1984 ini mengaku tertarik di dunia politik sejak ikut organisasi kepemudaan.

Memasuki usia remaja, ia bergabung di Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebagai Ketua Ranting Desa Curugsewu, Kecamatan Patean.

Bahkan ia menjadi Ketua PAC IPNU Kecamatan Patean hingga wakil sekretaris Pengurus Wilayah IPNU Jateng di 2010.

Adapun karir politiknya dimulai pada 2006. Saat itu, Mahfud Sodiq menjadi sekretaris PAC PKB Sukorejo dan meningkat menjadi Ketua PAC PKB.

Sekarang ini, Mahfud tercatat sebagai di struktural DPC PKB Kendal sebagai sekretaris.

Sebelum sebelum berpolitik, Mahfud mengaku seorang guru wiyata bakti di SD Negeri 3 Sidokumpul, Patean pada 2024 silam.

“Sekolah di dukuh Cipluk yang terpencil dan jauh dari hingar bingar kota. Gajinya satu bulan hanya Rp 90 ribu,” kenangnya.

Kiprah Mahfud Sodiq di kalangan Nahdliyin cukup banyak. Termasuk, pada 2008 ia bersama MWC NU Patean mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) NU 29 Patean.

Ia juga mengemban amanah sebagai kepala sekolah di madrasah tersebut selama 1,5 tahun.

“Saat Pileg 2019, saya memaksimalkan semua. Kalua saya sampai gagal lagi, berarti memang karir saya bukan di politik,” tuturnya

Mahfud mengaku, tidak ada latar belakang politikus dari keluarganya. Kedua orang tuanya, petani.

Hanya saja, saat ia kecil ayahnya pernah menjadi juru kampanye salah satu parpol.

Ketika itu, ayahnya juga mendapat dorongan dari masyarakat untuk menjadi wakil rakyat.

Baca Juga: Lagu Surat Buat Wakil Rakyat karya Iwan Fals masih Relevan dengan DPR Sekarang? Ini Lirik Lengkapnya!

“Namun bapak saya tidak mau. Dan bilang biar anak saya saja nanti yang ke politik. Dan kalimat itu menjadi doa, terwujud kepada saya,” kenang anak ketiga dari 4 bersaudara ini.

Mahfud tokoh inspirasinya berpolitik adalah Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar.  

Menurutnya, politik memiliki otoritas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Politik itu ternyata punya otoritas. Dan ada perjuangan untuk kemaslahatan umat itu dilakukan lewat jalur politik. Makanya, saya terus memperjuangkan, agar nilai pengabdian kepada masyarakat terus berlanjut,” pungkas. (dev/bud)

Editor : Tasropi
#Mahfud Sodiq #wakil rakyat #DPRD Kendal #abdurrahman wahid #politisi pkb