RADARSEMARANG.ID, Kendal - Peristiwa lakalantas kembali terjadi di Kabupaten Kendal pada Senin pagi (2/9/2024). Kejadian di dua lokasi berbeda ini membuat dua nyawa korban melayang.
Dua insiden ini terjadi di lokasi berbeda namun dengan rentang waktu yang berdekatan.
Lakalantas pertama terjadi di Jalan Raya Pantura Kendal, wilayah Desa Jambearum, Patebon, Kendal. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban yang merupkan pelajar SMK Negeri 2 Kendal ini berinisial NLR, 16, warga Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh.
"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Menderita kepala fraktur terbuka CKB dan dibawa ke RSUD Kendal," kata Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Engkos Sarkosi.
Kronologi bermula saat korban NLR mengendarai sepeda motor bernopol H-2813-BRD berjalan searah di lajur kanan di Jalan Raya Pantura, Jambearum, Kendal.
Sesampainya di TKP, terdapat truck Isuzu Box B-9984-FXS melaju dari arah barat menuju kearah timur atau dari arah Weleri menuju ke arah Kota Kendal.
Truk tersebut berjalan dengan berkecepatan sedang di lajur kanan.
Lalu truk berpindah ke lajur kiri untuk mendahului korban. Karena jarak mendahului terlalu dekat, sehingga bodi sebelah kanan truk mengenai motor korban.
"Kemudian korban terjatuh dan terlindas roda belakang sebelah kanan truk," jelas Kasat Lantas.
Insiden lakalantas selanjutnya terjadi di jalan umum Jembatan Mbiru, ikut Kelurahan Kalibuntu Wetan, Kecamatan Kota Kendal, sekitar pukul 07.30 WIB.
Korban diketahui berinisial S, 55, warga Desa Wonosari, Patebon, Kendal. Korban berjenis kelamin perempuan ini mengalami fraktur di bagian kepala dan meninggal dunia usai kecelakaan tertabrak truk.
"Korban tertabrak truk Mitsubishi Light bernopol H-9578-GA yang dikemudikan Muhammad Mas'ud," kata AKP Engkos.
Kasat Lantas menerangkan, kejadian di TKP Jembatan Mbiru bermula saat korban mengendarai sepeda motor bernopol H-5910-AZD melaju dari arah barat menuju ke arah utara. Atau dari arah Desa Wonosari menuju ke arah Kelurahan Balok.
Sesampainya di TKP, korban hendak mendahului truk Mitsubishi Light Truck dari sisi sebelah kanannya.
"Diduga saat mendahului tersebut pengendara kurang konsentrasi (memaksa untuk mendahului). Selanjutnya hilang keseimbangan lalu oleng kemudian pengendaranya terjatuh ke kiri masuk ke kolong truk," terangnya.
AKP Engkos menambahkan, Satlantas Polres Kendal masih melakukan penyelidikan terkait dua kasus lakalantas ini. Namun, Polres Kendal telah mengamankan dua truk yang terlibat.
"Dua korban tersebut selanjutnya dievakuasi ke kamar jenasah RSUD dr Soewondo Kendal," tambahnya.
Akibat kejadian lakalantas ini, Kasat Lantas mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam berkendara. Terlebih harus taat aturan lalu lintas termasuk memakai perlengkapan berkendara. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi