RADARSEMARANG.ID, Kendal — Karir politik Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dipastikan selesai di Jawa Tengah, Kota Semarang maupun Kendal.
Pasca tidak berhasil mengantongi rekom sebagai bakal calon gubernur Jateng, Dico ditugaskan oleh Partainya untuk maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang.
Belakangan dikabarkan, Dico tanpa alasan jelas dikabarkan juga mundur dari Pilwakot Semarang. Malah ia memilih kembali ke kampung halamannya ke Jakarta. Dico mengaku situasi terjepit.
“Saya tidak ingin berkomentar, situasi sedang terjepit,” katanya dalam grup WhatsApp dengan awak media di Kendal.
Kader Partai Golkar itu dipastikan juga tidak lagi ikut di Pilkada Kendal.
Pasalnya, rekomendasi Partai berlambang pohon beringin itu sudah jatuh ke tangan pasangan Mirna Annisa-Urike Hidayat yang diusung.
Sebenarnya di Pilwakot Semarang, Dico sudah mendapatkan dukungan dari Partai Golkar dan juga PSI.
Tapi keputusan mundurnya Dico dari kontestasi Pilwakot Semarang karena atas permintaan Gibran Rakabuming Raka. Dari isu yang beredar tersebut, Dico akan ditugaskan di Jakarta.
“Ya itu keputusan yang diambil Mas Dico. Tapi apapun keputusannya, kami mendoakan semoga beliau selalu sukses dimanapun ditempatkan nantinya. Walaupun sebenarnya, kami sangat menyayangkan mundurnya Mas Dico dari Pilwakot Semarang,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kendal, Bagus Bimo Alit.
Menurutnya, setiap keputusan yang diambil Dico sudah melalui pertimbangan yang matang.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang, Erry Sadewo membenarkan kabar mundurnya Dico dari dari kontestasi Pilwakot Semarang.
Dico sudah secara resmi mundur. “Memang benar, tapi alasannya apa, kami belum tahu,” kata Erry.
Erry menyampaikan dari informasi yang beredar di internal partai, mundurnya Dico dikarenakan permintaan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka.
“Isunya seperti itu, masih simpang siur dan belum resmi,” tutur Erry.
Erry mengatakan DPP Golkar di kepemimpinan Bahlil Lahadalia akan memberikan keputusan dalam waktu dekat ini.
“Bagaimana nantinya, keputusan resmi dari DPP, saya juga belum menerima,” ujarnya. (bud/bas)
Editor : Baskoro Septiadi