Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Kaliwungu Harus Jadi Basis Jamaah NU

Budi Setiyawan • Minggu, 25 Agustus 2024 | 22:44 WIB
Ketua PBNU Bidang Perkaderan, Masyhuri Malik dan Ketua PCNU Kendal, KH Muhammad Mustamsikin saat membuka PD PKPNU di Pondok Aris, Kaliwungu. BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG
Ketua PBNU Bidang Perkaderan, Masyhuri Malik dan Ketua PCNU Kendal, KH Muhammad Mustamsikin saat membuka PD PKPNU di Pondok Aris, Kaliwungu. BUDI SETIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG

RRADARSEMARANG.ID, Kendal - Kaliwungu harus bisa menjadi basis Nahdlatul Ulama (NU) di Kendal. Hal itu melihat potensi kaliwungu sebagai kota santri yang banyak pondok pesantren puluhan ribu santri.

Demikian dikarakan Ketua PBNU Bidang Perkaderan, Masyhuri Malik saat membuka Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak (PD PKPNU) Angkatan XII di Pondok ARIS, Krajan Kulon Kaliwungu.

Menurutnya, PD PKPNU adalah proses perkaderan yang wajib ditempuh oleh kader NU. Tujuannya supaya bisa mengetahui cara berkhidmah di NU. “Sehingga antara pengurus bisa satu tujuan,” katanya, kemarin.

PD PKPNU ini berbeda dengan acara ceremonial yang digelar NU pada umumnya yang bersifat mendatangkan banyak jamaah dan digelar secara tarbuka. PD PKPNU digelar secara tertutup dan hanya diikuti oleh kader saja melalui proses seleksi ketat.

“Dengan adanya Kader Penggerak ini, harapannya bisa membawa perubahan. Sehingga pengurus bisa melayani jamaah secara maksimal dan menyelesaikan tantangan dan problem ke umatan yang terjadi di masyarakat,” tururmya.

Pentingnya PD PKPNU merupakan bagian dari
jenjang kaderisasi di Nu. Sehingga para peserta yang menjadi Kader Penggerak bisa mengajarkan ajaran Islam ala ahli sunnnah wal jamaah annahdliyah.

Dimana NU menjadi pemersatu bangsa di tengah-tengah perbedaan. NU mengajarkan Tawasmuh (toleransi), Tawashut (tengah-tengah), tawazun (seimbang), dan iktidal (tegak lurus).

“Indonesia masih solid dan berdiri teguh diatas NKRI karena ada penguatan dari NU untuk menghargai dan menghormati kebinekaan. Banyak negara-negara lain di timur tengah yang sesama muslim saja bertikai perang. Itu karena mereka belum memiliki pondasi kenegaraan yang benar seperti di Indonesia,” tegasnya.

Ketua PCNU Kendal, KH Muhammad Mustamsikin mengatakan, PD PKPNU Angkatan XII ini di ikuti oleh 148 kader. Mereka berasal dari NU dan banom. Seperti Muslimat, GP Ansor, Fatayat dan lembaga.

Sejauh ini, di Kendal sudah berhasil melahirkan 1.440 kader penggerak. Kegiatan ini akan terus digulirkan, sehingga kedepan NU di Kendal bisa solid dan dapat menjadi pemecah problem umat Islam di Kendal. (bud/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#NU Kendal #KALIWUNGU