Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dua Pekan, 2 Warga Kendal Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Terbaru di Patebon

Devi Khofifatur Rizqi • Minggu, 11 Agustus 2024 | 21:41 WIB
Ilustrasi bunuh diri. (Kokoh Praba/JawaPos.com)
Ilustrasi bunuh diri. (Kokoh Praba/JawaPos.com)

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di Kabupaten Kendal terus terjadi pada bulan ini.

Bahkan, tak sampai dua pekan terdapat dua kasus warga Kendal yang mengakhiri hidup dengan cara tersebut.

Kasus pertama terjadi di Desa Sendang Kulon Kecamatan Kangkung.

Korban bernama Arik Zidni ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

Kejadian itu, kali pertama diketahui tetangganya, Jumiati yang penasaran lantaran rumah korban dalam keadaan gelap sejak sore, pada Rabu (31/7/2024).

Setelah dicek, Jumiati mendapati pemilik rumah sudah tewas dalam keadaan gantung diri di dekat dapur.

Kapolsek Kangkung, AKP Agus Suwandi menyebut korban meninggal murni karena bunuh diri. 

Pihaknya juga tak menemukan indikasi kekerasan di tubuh korban setelah dilakukan pemeriksaan.

"Kalau melihat ciri-ciri korban yaitu lidah menjulur, sperma dan kotoran ikut keluar, itu korban murni bunuh diri," terangnya, Kamis (1/8/2024).

Adapun kasus kedua, terjadi pada Sabtu (10/8/2024). Korban bernama Sukamto, warga Desa Purwosari, Kecamatan Patebon, Kendal ditemukan gantung diri di kebun warga sekitar.

Korban ditemukan menggantung di pohon oleh warga sekitar pukul 04:30 WIB. 

Baca Juga: Heboh! Warga Sendang Kulon Kendal Ditemukan Tewas Gantung Diri, Begini Kronologinya

Saat itu, warga bernama Sagiyem yang hendak membuang sampah dikagetkan dengan sosok mirip bayangan orang berdiri di samping pohon.

Dalam kondisi setengah gelap, Sagiyem berteriak meminta bantuan warga lain untuk mengecek apa yang sebenarnya terjadi.

"Setelah dicek, ternyata ada orang yang gantung diri di pohon," kata Kasi Humas Polres Kendal, Ipda Denny Herawan, saat dikonfirmasi Minggu (11/8/2024).

Ipda Denny menambahkan, korban ditemukan tergantung dengan tali tambang dan tidak terdapat tanda kekerasan di tubuh.

Selain itu, lidah korban dalam keadaan menjulur ketika ditemukan. 

Ditambah, terdapat sperma dan kotoran yang keluar dari tubuh korban yang menguatkan dugaan bunuh diri murni.

"Tidak ditemukan tanda kekerasan," ujarnya.

Korban langsung diserahkan kepada keluarga lantaran menolak proses autopsi. 

"Keluarga korban membuat pernyataan dan ikhlas atas kejadian tersebut," tandasnya. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#gantung diri kendal #Kabupaten Kendal #BUNUH DIRI