Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sinergi Paguyuban Orang Tua dalam Mewujudkan Pendidikan Holistik di SD Negeri 2 Kutoharjo

Dhinar Sasongko • Jumat, 21 Juni 2024 | 01:13 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Pendidikan masa kini mengalami pergeseran paradigma, dari yang sebelumnya berfokus pada kecerdasan kognitif, kini beralih ke stimulasi kecerdasan multiple intelligences.

Hal ini disampaikan oleh Normalia Eka Pratiwi, M. Pd, Kepala SD Negeri 2 Kutoharjo Kaliwungu Kendal, dalam acara pelepasan siswa kelas 6 dan panen karya P5 pada Kamis (20/6/2024).

Normalia menjelaskan bahwa untuk mencetak pelajar dengan profil Pancasila (P5), pihaknya terus mendorong guru untuk berinovasi dalam mengimplementasikan profil tersebut dalam pembelajaran.

"Dalam acara pelepasan siswa kelas 6 ini, kami juga mengadakan panen karya untuk menumbuhkan siswa yang memiliki profil Pancasila dengan kecerdasan multiple intelligences," jelasnya.

Ia menambahkan, dalam acara tersebut, pihaknya melibatkan tripusat pendidikan (guru, siswa, dan orang tua).

"Kami menerapkan konsep pendidikan holistik Ki Hajar Dewantara yang melibatkan guru, murid, dan orang tua. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar, dan saya yakin melalui kegiatan ini kita dapat mengembangkan karakter dan kompetensi siswa sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila, yaitu: beriman kepada Tuhan, berkebhinekaan global, berpengetahuan, kreatif, mandiri, bergotong royong, dan bertanggung jawab," ujarnya.

Normalia menegaskan, keberhasilan acara ini tidak terlepas dari peran paguyuban orang tua murid.

"Sebagai inti dari pendidikan, orang tua memainkan peran kunci dalam pembelajaran karena di sinilah pendidikan dimulai. Keberhasilan acara ini juga didukung oleh dukungan moril dan ekonomi dari paguyuban orang tua murid," katanya.

Korwilcam Biddik Kecamatan Kaliwungu, Maskur, S.Pd., M.Pd, turut hadir dalam acara tersebut dan menyoroti peran paguyuban orang tua murid. Ia mengatakan.

"Pendidikan bukan hanya tugas sekolah, tetapi jiwa pendidikan terletak di lingkungan keluarga. Kegiatan ini adalah bukti bahwa peran keluarga dapat menjadi pendorong kesuksesan acara sekaligus menjadi medium pendidikan bagi anak-anaknya," ujarnya.

Komite Sekolah SD Negeri 2 Kutoharjo, Rinto Wiryawan, SE, memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara pelepasan siswa kelas 6 dan panen karya P5.

Menurutnya, program P5 sangat penting untuk membentuk generasi masa depan yang tangguh dan berakhlak mulia.

"Program P5 sangat bermanfaat bagi para siswa. Melalui program ini, siswa dapat mengembangkan potensi dan bakat mereka, serta belajar untuk bekerja sama dan mengatasi tantangan. Saya yakin program ini akan membantu siswa untuk menjadi generasi yang sukses dan berprestasi di masa depan," ujar Rinto Wiryawan.

Salah satu wali murid yang hadir dalam acara tersebut, Triana Dewi, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian para siswa.

"Saya sangat bangga dengan apa yang telah kalian capai dalam proyek ini. Kalian telah bekerja keras dan menunjukkan banyak kreativitas," ujarnya. Ia juga berharap program P5 ini dapat terus dikembangkan di masa mendatang.

Acara ini merupakan hasil kerja keras dari semua pihak, termasuk siswa, guru, orang tua, dan seluruh staf sekolah. SD Negeri 2 Kutoharjo layak dijadikan teladan bagi sekolah lain dalam mencetak siswa dengan profil Pelajar Pancasila yang cerdas dan berbudi pekerti. (sas/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#P5