RADARSEMARANG.ID, Kendal - Kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2024/2025 jenjang SMP Negeri di Kabupaten Kendal hanya 8.860 siswa.
Daya tampung tersebut mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal, Sulardi menerangkan, tahun pelajaran (tapel) 2024/2025 hanya ada 8.860 siswa yang akan diterima di SMP Negeri di Kabupaten Kendal.
Jumlah ini meningkat dibanding tapel sebelumnya yang hanya 8.750 siswa.
"Tahun ini kuota siswa SMP Negeri meningkat. Karena ada sekolah pinggiran yang menambah ruang kelas dan terdapat zonasi khusus di daerah blank spot," terangnya Kamis (30/5).
Sulardi melanjutkan, PPDB jenjang SMP Negeri di Kabupaten Kendal sudah dimulai sejak Senin 27 Mei kemarin.
Dan akan ditutup pada Jumat 31 Mei 2024. Hingga kini kuota siswa di sejumlah sekolah hampir terpenuhi. Bahkan, ada beberapa sekolah di pusat kota yang sudah menolak siswa.
Selain itu, tahun ini Disdikbud Kendal mulai menerapkan zonasi khusus untuk siswa yang bertempat tinggal di daerah blank spot. Disebutkan, ada 23 SMP Negeri yang bisa menampung siswa dengan zonasi khusus.
"Zonasi khusus itu diperuntukkan bagi siswa yang desanya tidak terjangkau dalam zonasi (jarak) di sekolah negeri. Ada 23 sekolah dan merata di semua kecamatan," jelasnya.
Sulardi menambahkan, tahun ini tidak semua siswa lulusan SD di Kabupaten Kendal tertampung ke SMP Negeri di Kendal.
Pasalnya, hanya sekitar 47 persen siswa lulusan SD yang akan masuk ke SMP negeri.
"Lulusan SD tahun ini ada 21.000 siswa. Yang tertampung di SMP Negeri hanya 47 persen saja. Yang lainnya mondok dan di sekolah swasta," tambahnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi