Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ambil Formulir Calon Bupati dan Cawabup di 5 Parpol, Murdoko Bersama Istri Dyah Kartika Siap Turun Gunung di Pilkada Kendal 2024

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 15 Mei 2024 | 22:29 WIB
Duah kartika ditemani sang suami mengambil formulir pendaftaran cabup-cawabup di DPC PKB Kendal Rabu (15/5). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Duah kartika ditemani sang suami mengambil formulir pendaftaran cabup-cawabup di DPC PKB Kendal Rabu (15/5). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Murdoko turun gunung bersama istri Dyah Kartika Permanasari.

Hal itu untuk mengambil formulir pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati (cawabup) untuk Pilkada Kendal 2024.

Tidak tanggung-tanggung, pasangan suami-istri ini mengambil formulir cabup-cawabup di 5 partai politik (Parpol) sekaligus.

Yakni parpol PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasdem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Untuk memenangkan Pilkada Kendal butuh kerjasama dan gotong royong semua kekuatan partai. Hari ini adalah ikhtiar saya untuk maju di Pilkada Kendal," ujar Dyah Kartika Permanasari usai mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan, Rabu (15/5).

Mbak Tika-sapaan akrab Dyah Kartika Permanasari mengatakan, perlu semangat gotong royong dan kerja ikhlas untuk membangun Kabupaten Kendal.

Menurutnya, banyak potensi di Kendal yang bisa dikembangkan. Mulai dari sektor pertanian, pariwisata, UMKM, hingga perikanan.

"Tentunya kalau Kendal dibawa dengan baik, akan memberikan kemajuan yang luar biasa. Yang tujuannya untuk kemakmuran masyarakat Kend keseluruhan," jelasnya.

Adapun dorongan untuk maju di Pilkada Kendal yakni semangat setelah 10 tahun PDI Perjuangan tidak mendapatkan posisi kepala daerah.

"Kita ingin merebut kembali kepala daerah demi kemajuan dan kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat Kendal," tegas Mbak Tika.

Sementara Ketua DPC PDIP Kendal Akhamd Suyuti mengatakan, untuk partainya realistis tidak bisa mengusung calon bupati secara mandiri karena hanya mendapatkan 7 kursi saja dalam Pileg 2024.

Baca Juga: Satu Orang Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Weleri Kendal, Begini Kronologinya

"PDI Perjuangan sudah membuka pendaftaran dan sudah ada 4 orang. Kalau Mbak Tika memang saya yang mendorong untuk mendaftar dan maju," ungkapnya.

Terkait koalisi, PDI perjuangan menunggu kebijakan dan keputusan dari DPP. Pihaknya siap melaksanakan kebijakan manakala keputusan harus menjadi wakil bupati.

"Siap melaksanakan jika kebijakaanya ternyata harus jadi wakil bupati ya kita laksanakan," imbuhnya.

Sementara itu Ketua DPC PKB Kendal Muhammad Makmun mengatakan, siapapun yang mendaftar akan diajukan ke DPP PKB dan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

Hal itu sesuai dengan mekanisme dari dewan pimpinan pusat untuk memberikan ruang kepada seluruh warga.

"Yang jelas punya niat uang baik untuk membangun dan memperbaiki agar lebih baik," terangnya.

Dengan pendaftaran politisi PDI perjuangan ini menjadi awal komunikasi yang baik. Terlebih, PKB menjadi partai pemenang dan tidak perlu koalisi sudah bisa mengajukan cabup.

"Jangan sampai PKB menang di Pemilu tetapi tidak menang di Pilkada," tandas Makmun.

Setelah dari PDI perjuangan dan PKB, Dyah Kartika Permanasari ditemani sang suami Murdoko, mengambil formulir di PPP, Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Dyah Kartika Permanasari #Mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Murdoko #Pilkada Kendal 2024 #Pilkada 2024 #calon bupati kendal #Pilbub Kendal