RADARSEMARANG.ID, Kendal - Sebuah rumah di Dukuh Kendayaan, Desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri, terbakar pada Selasa (14/5) sekitar pukul 18.54.
Nahas, satu orang dinyatakan tewas dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Peristiwa kebakaran terjadi diduga akibat korsleting listrik di rumah milik Siswanto, 67. Bangunan rumah yang terbuat dari material kayu dengan cepat terbakar dilahap si jago merah.
Nahas, satu orang penghuni rumah bernama Ahmad Mursidi, 47, ditemukan tewas setelah petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakan api.
"Iya benar, ada satu korban meninggal dunia. Saat ditemukan sudah terbaring diduga berada di kamar korban," ungkap Bagas Prasetiyo, anggota Damkar Sektor Ringinarum, Kendal.
Bagas mengatakan, rumah yang terbakar dihuni kurang lebih 3 orang.
Namun saat kebakaran, korban sedang berada di dalam rumah sendirian lantaran teman-teman korban masih bekerja.
"Informasinya korban ini sakit. Dan teman-temannya masih kerja keliling (jualan bakso)," katanya.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal untuk dilakukan pemeriksaan. Adapun api berhasil dijinakkan sekitar pukul 19.45 WIB.
Yakni dengan mengerahkan dua unit mobil damkar dari sektor Weleri dan Ringinarum. Selain itu, pemadaman turut dibantu BPBD Kendal untuk supply air dan PMI Kendal untuk evakuasi jenazah korban.
"Kendalanya terkait akses jalan yang sempit. Namun api berhasil padam setelah satu jam pemadaman," tambah Bagas.
Sementara Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di wilayahnya.
Diketahui, api cepat membesar dan melahap rumah kayu seluas 5x6 meter persegi ini.
Pihaknya akan segera melakukan tindak lanjut terkait peristiwa kebakaran ini. Termasuk mendirikan posko dan memberikan bantuan.
"Akan segera kami tindak lanjut. Termasuk memberi kabar ke keluarga korban meninggal," tandasnya.
Meski begitu, peristiwa kebakaran ini masih dalam pemeriksaan Polsek Weleri dan tim Inafis Polres Kendal. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi