Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Saat Kereta Api Melayani Pusat Kota Kendal, Inilah Sejarah Stasiun Kendal yang Sempat Aktif Sampai Tahun 1980an

Muchammad Nachirul Ichsan • Sabtu, 11 Mei 2024 | 14:40 WIB
Stasiun Kendal Saat Ini
Stasiun Kendal Saat Ini

RADARSEMARANNG.ID - Stasiun Kendal merupakan salah satu bangunan menarik yang berdiri disisi Jalan Soekarno Hatta, Langenharjo atau Jalan Pantura Kendal.

Mungkin banyak orang yang bertanya mengapa ada stasiun kereta api yang berdiri di tepi jalan nasional itu.

Selain itu tak ada rel aktif yang melintasi stasiun yang sempat digunakan sampai tahun 1980an ini seperti stasiun lainnya.

Berdasarkan sejarahnya, ternyata stasiun Kendal memiliki lintasan rel yang berbeda dengan jalur yang digunakan saat ini.

Stasiun kendal merupakan bagian dari jalur Kalibodri - Kendal Kota - Kaliwungu yang dibangun oleh Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) pada tahun 1897.

Jalur kereta api Kalibodri–Kendal–Kaliwungu lebih dahulu dibangun, tepatnya tanggal 2 Mei 1897 sebagai segmen Pendrikan–Kendal dan 1 November 1897 sebagai segmen Kendal–Kalibodri.

Jalur yang melintasi daerah Kendal ini adalah segmen dari lintas utama yang menghubungkan Cirebon - Semarang yang dikelola SCS.

Namun pada 1 Januari 1914, jalur baru Kalibodri - Kaliwungu tanpa melewati pusat kota diresmikan. Jalur ini dibuat untuk mempersingkat waktu perjalanan tanpa memutar melewati Stasiun Kendal.

Jalur inilah yang sampai saat ini digunakan untuk melayani perjalanan kereta api lintas utara jawa.

Adanya jalur baru ini membuat volume kereta api yang melintasi Stasiun Kendal semakin berkurang.

Walaupun demikian, Stasiun Kendal tetap dipertahankan sebagai stasiun utama di Kabupaten Kendal hingga akhirnya ditutup tahun 1980.

Stasiun di pusat kota ini di nonaktifkan seluruhnya pada tahun 1978-1980 termasuk jalur Kalibodri - Kendal - Kalwungu.

Alasan ditutupnya karena okupansi penumpang yang rendah dan mempersingkat perjalanan karena jalur memiliki selisih 5 km dibandingkan jalur barunya.

Meskipun sudah lama tidak aktif, Stasiun Kendal masuk dalam wilayah aset Daop IV Semarang.

Bangunannya kini dapat dilihat disisi Jalan Raya Pantura Kendal, kondisinya masih berdiri kokoh dengan plang aset KAI dan tulisan nama Stasiun Kendal.

Saat ini layanan kereta api penumpang di Kabupaten Kendal hanya dipusatkan di Stasiun Weleri.

Sedangkan stasiun Kalibodri dan Kaliwungu masih aktif tetapi tidak untuk melayani naik turun penumpang.

Editor : Baskoro Septiadi
#sejarah stasiun Kendal #sejarah kendal #jalur kereta api #daop iv semarang #Weleri #stasiun kendal #bangunan bersejarah #Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij #stasiun Kendal non akitf #stasiun non aktif #Jalur kalibodri kaliwungu #stasiun kendal ditutup