RADARSEMARANG.ID, Kendal - Sejumlah pelajar yang hendak tawuran di Jalan Raya Masjid Kelurahan Bandengan, Kota Kendal, kocar-kacir dan kabur setelah kepergok tim patroli Polsek Kota Kendal pada Senin (6/5) dini hari.
Remaja tanggung yang masih pelajar ini berhasil diamankan pihak kepolisian beserta senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Tim Polsek Kota Kendal menemukan segerombolan anak muda sekitar 5 orang mengendarai 2 sepeda motor.
Gerombolan remaja oni terlihat membawa senjata tajam jenis parang. Usai melihat tim patroli, para remaja ini kabur ke arah selatan.
Remaja tersebut kemudian masuk ke dalam Gang Panggangsari Kota Kendal dan masuk ke dalam rumah warga untuk bersembunyi.
"Melihat pelajar sembunyi petugas bersama anggota Resmob Polres Kendal mengajak ketua RT untuk melakukan pengecekan. Dan benar di dalam rumah tersebut diamankan dua remaja yang membawa senjata tajam jenis celurit," jelas Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Untung Setiyahadi dikonfirmasi Senin (6/5).
Kasat Reskrim melanjutkan, segerombolan anak muda dan barang bukti tersebut dibawa ke kantor Satreskrim Polres Kendal.
Dua pelajar yang diamankan yakni berinisial FF warga Jambearum, Patebon, dan FNR warga Ngilir, Kota Kendal.
"Jadi pelajar yang kita amankan mendapat ejekan dan tantangan melalui akun Instagram @mysteriwetankali yang menantang akun @kampungtengah. Kemudian bersepakat bertemu di Jalan Raya Masjid ikut Bandengan Kota Kendal untuk melakukan tawuran," jelasnya.
AKP Untung menambahkan, barang bukti yang diamankan dari pelaku yakni 3 unit HP yang digunakan untuk memposting di media sosial, sepeda motor yang digunakan pelaku dan 2 buah senjata tajam celurit besar yang terbuat dari besi dan bergagang besi.
"Untuk barang bukti sudah kami amankan. Dan remaja itu masih dalam penanganan," tambahnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi