Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Terbagi Empat Kloter, Calon Jemaah Haji Asal Kendal Diterbangkan ke Tanah Suci Akhir Mei 2024

Devi Khofifatur Rizqi • Senin, 22 April 2024 | 18:13 WIB

Ratusan CJH asal Kendal saat mengikuti bimbingan manasik haji di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Senin (22/4). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/JAWA POS RADAR SEMARANG
Ratusan CJH asal Kendal saat mengikuti bimbingan manasik haji di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Senin (22/4). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Kendal mengikuti bimbingan manasik haji tahun 2024.

Nantinya, para CJH terbagi dalam empat kloter dan akan berangkat ke Tanah Suci Mekah pada akhir Mei mendatang.

Sebanyak 976 CJH asal Kendal mengikuti bimbingan manasik haji di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Senin (22/4). Para jamaah akan mendapatkan materi tentang haji dan praktik pelaksanaan ibadah haji.

Kasi Pelayanan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kendal, Ahmad Zaenudin menjelaskan, CJH asal Kendal yang berangkat tahun ini sudah mendaftar sejak tahun 2012 silam. Ada 976 CJH yang telah lunas pembayaran dan pengurusan administrasi.

Meski begitu, saat ini terdapat satu CJH yang terpaksa mundur karena sesuatu hal. Namun, kuota CJH Kendal tetap terpenuhi karena telah diisi oleh CJH cadangan."Yang mundur itu rencananya berangkat di tahun 2025," jelasnya.

Zaenudin melanjutkan, tahun ini kuota jamaah haji di Kendal meningkat dibanding 2023. Hal itu membuat CJH Kendal terbagi 4 kloter dalam pemberangkatan.

Yakni kloter 39 bergabung dengan Kota Pekalongan, kloter 40 dan 41 merupakan CJH asal Kendal, dan jamaah di kloter 42 bergabung dengan Kota Semarang.

"Ada empat kloter pemberangkatan. Jadwal resminya belum ada, tapi diperkirakan akhir Mei CJH Kendal mulai pemberangkatan," lanjutnya.

Zaenudin menambahkan, CJH Kendal termuda bernama Nur Rahmawati usia 19 tahun. Sedangkan CJH tertua bernama Siti Sofiah dengan usia 89 tahun.

Selain itu, masa tunffu ibadah haji di Kabupaten Kendal saat ini mencapai 32 tahun.

"Masa tunggunya sampai 32 tahun. Karena antusias masyarakat Kendal untuk melaksanakan ibadah haji sangat tinggi," tambahnya.

Sementara Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki berpesan, agar para CJH bisa menjaga kesehatan.

Pasalnya pelaksanaan ibadah haji membutuhkan fisik yang kuat. Pihaknya juga meminta agar CJH bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sehingga bisa benar-benar khusyu saat melaksanakan ibadah haji.

"Saya berpesan agar calon jemaah haji bisa menjalankan ibadah haji sebaik-baiknya. Dan jaga keselamatan juga," pesannya. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #cjh #calon jemaah haji