RADARSEMARANG.ID, Kendal - Penerimaan zakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal hingga bulan Maret tahun 2024 mencapai Rp 2,3 Miliar.
Meski begitu, bulan Ramadan ini juga dibuka pelayanan zakat keteladanan untuk para pejabat di pemerintahan Kabupaten Kendal.
Ketua Baznas Kendal Samsul Huda menjelaskan, rata-rata perolehan dana zakat tahun 2024 dari para ASN mencapai Rp 780 juta per bulan.
Hingga Maret ini, penerimaannya mencapai Rp 2,3 miliar. Dana itu juga didistribusikan sesuai dengan program Baznas Kendal.
"Dana zakat yang terkumpul kami distribusikan melalui program tahunan. Termasuk penyaluran untuk anak yatim hingga dhuafa," jelasnya di Pendopo Tumenggung Bahurekso Rabu (3/4).
Samsul melanjutkan, Baznas Kendal turut melaksanakan zakat kepemimpinan keteladanan. Pihaknya mengajak para pejabat di Pemerintah Kabupaten Kendal, termasuk pejabat BUMN, BUMD, dan Forkopimda untuk bersama-sama membayar zakat.
"Apalagi ini momen yang pas yakni di bulan Ramadan. Kami juga mengingatkan bahwa setahun sekali itu juga ada zakat profesi, zakat mal dan lainnya," tambahnya.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal Sugiono mengatakan, zakat ini harus dilakukan para pejabat di pemerintahan.
Sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat bahwa pejabat pemerintah maupun organisasi vertikal juga taat membayar zakat.
"Sebelum mengajak yang lain harus mencontohkan dulu. Maka ink para pimpinan OPD, BUMN, BUMD,Forkopimda dan semua pejabat di Kendal kami minta untuk melakukan zakat keteladanan," katanya.
Sugiono berharap, melalui zakat kepemimpinan keteladanan ini bisa membersihkan harta yang dimiliki. Terlebih untuk harta yang sudah memenuhi nisan.
Program dari Baznas ini membantu pemfasilitasan dalam membayar zakat bagi para pejabat pemerintahan.
"Barangkali ada yang lupa belum membayar zakat, bisa melalui Baznas. Hal ini untuk membersihkn bondo (harta) yang dimiliki," tandasnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi