Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rumah Kayu Milik Warga Gemuh Kendal Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 27 Maret 2024 | 19:56 WIB
Penampakan rumah milik Ngatemi, korban kebakaran di Jenarsari, Gemuh, Rabu (27/3). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Penampakan rumah milik Ngatemi, korban kebakaran di Jenarsari, Gemuh, Rabu (27/3). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Kebakaran hebat terjadi di Dukuh Jenarsari Utara RT 04 RW 04, Desa Jenarsari, Kecamatan Gemuh, Kendal pada Rabu (27/3) pagi.

Akibatnya, rumah kayu milik Ngatemi, 79, ludes terbakar dengan kerugian mencapai Rp 150 juta.

Kebakaran rumah milik Ngatemi ini diduga akibat obat nyamuk bakar yang berada di kamar. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat itu, sang pemilik rumah yang tinggal sendirian sedang keluar untuk bekerja.

Peristiwa ini kali pertama diketahui warga sekitar di lokasi kejadian. Para warga melihat kepulan asap tebal di dalam rumah korban.

Kemudian api berkobar dengan cepat melahap bangunan rumah milik Hj Ngatemi yang terbuat dari kayu.

"Api cepat menjalar. Rumahnya dari kayu. Lalu ada warga yang menghubungi pemadam kebakaran," kata Nur Saidi, warga di lokasi kejadian.

Sementara Petugas Damkar Sektor Ringinarum Bagas Prasetiyo mengatakan, usai mendapat laporan Damkar Sektor Ringinarum langsung menuju ke lokasi kejadian.

Terlihat api semakin membesar di atas rumah korban. Bahkan, api sempat merembet ke satu rumah lainnya dan musala.

"Perambatan api ke satu rumah warga dan musala," katanya.

Adapun pemadaman api mengerahkan 3 mobil Damkar dari sektor Ringinarum dan sektor Kendal. Para petugas berjibaku memadamkan api dan menghalau agar api tidak merembet lebih luas.

Pasalnya, lokasi kebakaran berdekatan dengan rumah warga lainnya.

Selain itu, terdapat kendala berupa sumber air yang jauh. Yakni harus mengambil air di wilayah Weleri. Meski begitu, api berhasil padam sekitar pukul 09.00 WIB.

"Kendalanya sumber air jauh. Diduga sumber api dari obat nyamuk bakar di kamar korban," jelas Bagas.

Meski tidak ada korban jiwa, akibat peristiwa kebakaran ini korban mengalami kerugian hingga Rp 150 juta.

Saat ini, masih dilakukan penanganan akibat kebakaran ini. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #KEBAKARAN #kerugian