Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tetap Buka, Begini Aturan Jam Operasional Kampung Wisata Karaoke Gambilangu Selama Ramadan

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 26 Maret 2024 | 21:19 WIB

Suasana Ramadan di Kampung wisata karaoke Mlaten, Kaliwungu. DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Suasana Ramadan di Kampung wisata karaoke Mlaten, Kaliwungu. DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
 
RADARSEMARANG.ID, Kendal - Kampung Wisata Karaoke di Mlaten, Desa Sumberejo, Kaliwungu atau Kampung Wisata Karaoke Gambilangu tetap buka selama bulan Ramadan.

Hal itu untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Namun, wisata ini tetap mematuhi aturan buka dari Pemkab Kendal.

Ketua Pokdarwis Mlatensari Budiyono menjelaskan, selama Ramadan ada jam khusus untuk operasional wisata karaoke.

Yakni mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Pembatasan operasional ini untuk menghormati bulan Ramadan.

Baca Juga: Cek Rekening! Pemkab Kendal Segera Cairkan THR ASN, Segini Nominalnya

"Kami tetap mematuhi aturan surat edaran dari Pemkab. Kalau ada yang ngeyel, saya warning," jelasnya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang.

Budiyono mengatakan, saat ini ada 43 pengusaha karaoke di Mlaten, Kaliwungu. Jumlah itu meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Adanya desa wisata karaoke ini diharapkan dapat menyumbang perekonomian untuk warga sekitar.

Pihaknya juga bersinergi dengan pihak keamanan manakala terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lokasi wisata.

Bahkan, dilakukan patroli untuk menjaga ketertiban. Adapun untuk hari normal, wisata karaoke ini biasanya tutup pada pukul 01.00 WIB.

"Kami sinergi dengan masyarakat dan pihak keamanan juga. Sebagai antisipasi manaka terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," katanya.

Sementara Tarno, pengusaha karaoke New Toxcity mengaku, saat ini pendapatan dari tempat usahanya cenderung menurun.

Itu karena banyak persaingan dengan usaha karaoke lainnya. Selain itu, tempat karaokenya hanya beroperasi selama 3 jam pada bulan Ramadan ini.

"Pendapatannya agak menurun. Karena hanya beroperasi tiga jam saja pas Ramadan," akunya.

Tarno berharap, ada penambahan jam operasional untuk memaksimalkan usaha karaokenya ini.

Dia ingin, jam operasional disamakan dengan Kota Semarang. Yakni beroperasi hingga pukul 01.00 WIB.

"Jadi biar perputaran ekonomi bisa maksimal dan menutup opersional. Apalagi saya punya dua karyawan yang harus digaji," tandasnya. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#GBL #Gambilangu #KARAOKE