RADARSEMARANG.ID, Kendal - Pemkab Kendal melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop-UKM) Kendal memastikan stok LPG 3 kg atau gas melon di Kabupaten Kendal aman hingga Lebaran Idul Fitri mendatang.
Bahkan, tahun ini pasokan gas melon dari Pertamina mencapai 10,1 juta tabung.
Data dari Disdagkop UKM Kendal, pada tahun 2023 Kabupaten Kendal mendapat pasokan 9,9 juta tabung gas LPS. Kemudian tahun 2024 pasokannya naik menjadi 10,1 juta tabung gas.
Hal ini disampaikan sebagai respon isu kelangkaan gas melon di Kabupaten Kendal.
Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop UKM Kendal Abdul Aziz menjelaskan, isu kelangkaan gas melon di kalangan masyarakat lantaran ada panic buying di bulan Ramadan.
Meski begitu, pihaknya telah melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi peningkatan permintaan gas melin selama bulan Ramadan.
"Kami sudah rapatkan bersama pihak terkait sebelum bulan Ramadan. Dan dipastikan stok gas melon di Kendal ini aman," jelasnya.
Aziz meminta, agar masyarakat tidak panic buying terhadap gas melon. Pihaknya juga menjamin ketersediaan gas melon di masing-masing pangkalan.
Bisa jadi, dropping gas melon ke pangkalan terdapat kendala cuaca karena beberapa waktu lalu Kendal diguyur hujan hebat.
"Faktor lainnya karena masyarakat ini takut kehabisan stok. Jadi ada yang seharusnya beli satu saja malah beli gas melon lebih dari satu," tambahnya.
Sementara Muhammad Agung, warga Kendal mengaku mengalami kesulitan dalam mendapatkan gas LPG 3 Kg.
Dia mengeluhkan bahwa toko dan warung di sekitar rumahnya beberapa kali kehabisan stok. Hal itu memaksa dirinya mencari gas melin di tempat lain.
"Ya nyari di warung langganan gak ada. Jadi ya nyari di tempat lain. Sudah tiga mingguan ini agak sulit dapat gas LPG," akunya.
Terpisah, Masruri, salah satu petugas pangkalan LPG Kendal mengonfirmasi bahwa pasokan LPG 3 KG di tempatnya tetap aman dan terjaga.
Biasanya, para pembeli ada masyarajat yang sudah terdata. Selain itu, tidak ada keluhan ataupun masalah dalam ketersediaan stok maupun pengiriman LPG 3 Kg ini.
"Gak ada masalah, semuanya aman. Harga juga sewajarnya mulai Rp 20 ribu sampai Rp 23 ribu saja," tandasnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi