RADARSEMARANG.ID, Kendal - Pemerintah Desa Kebongembong, Kecamatan Pageruyung, berupaya mengenalkan berbagai potensi lokalnya. Itu dilakukan melalui festival durian dan kirab sedekah bumi.
Kepala Desa Kebongembong Fachrurozi Asyati menjelaskan, festival durian ini biasa digelar setiap tahun saat musim durian tiba. Kali ini, ada 40 petani durian lokal yang ikut memeriahkan gelaran ini.
"Desa kami menjadi sentra penghasil durian. Dan rasanya tidak kalah dengan durian dari daerah lain," jelasnya.
Fachrurozi melanjutkan, pihaknya ingin mengenalkan durian lokal khas desanya kepada masyarakat luas.
Selain itu, supaya agrowisata durian milik warga desanya semakin maju. Apalagi harga durian Desa Kebongembong sangat terjangkau.
"Sudah ada agrowisatanya juga. Hanya saja belum terlalu terkenal seperti daerah lain," lanjutnya.
Selain festival durian, Pemdes Kebongembong juga mengadakan berbagai event. Seperti bazar UMKM, sedekah bumi, dan pagelaran seni.
"Pemdes terus mendukung potensi lokal. Termasuk petani durian kami beri pelatihan mulai penanaman hingga pasca panen," katanya.
Sementara Sub Koordinasi Produksi Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal Hadi Winarno mengatakan, festival durian ini sangat mendukung potensi lokal.
Apalagi durian menjadi salah satu ikon di Kabupaten Kendal.
Pihaknya juga akan memberikan bimbingan serta pengembangan durian lokal sebagai produk unggulan Kendal.
"Akan kami kembangan potensi ini. Jadi durian khas Kebongembong bakal menjadi produk unggulan di Kendal," tandasnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi