Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Formasi Tenaga Teknis dan Kesehatan di Kendal Tidak Terpenuhi

Devi Khofifatur Rizqi • Jumat, 22 Desember 2023 | 23:19 WIB
Kepala BKPP Kendal Abdul Basir
Kepala BKPP Kendal Abdul Basir

RADARSEMARANG.ID, KendalFormasi tenaga teknis dan tenaga kesehatan hasil seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kendal tidak terpenuhi. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kendal Abdul Basir.

Kepala BKPP Kendal Abdul Basir menjelaskan, Pemkab Kendal telah membuka seleksi PPPK pada September lalu. Adapun formasi yang dibutuhkan terdiri dari tenaga guru 996 pegawai, 153 tenaga kesehatan, dan 279 untuk mengisi tenaga teknis.

"Tapi dari hasil seleksi, kebutuhan tenaga teknis dan kesehatan tidak terpenuhi," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang Jumat (22/12).

Baca Juga: Pelamar KPPS Pemilu 2024 di Kendal Membludak

Basir melanjutkan, ada 217 tenaga teknis yang lolos seleksi PPPK. Kemudian untuk tenaga kesehatan ada 150 peserta yang lolos. Adapun untuk formasi guru masih menunggu pengumuman dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Untuk guru memang belum ada pengumuman dari BKN," lanjutnya.

Basir membeberkan, tidak terpenuhinya kebutuhan tenaga teknis dan tenaga kesehatan karena beberapa alasan. Seperti tenaga honorer yang ikut serta dalam seleksi tidak memiliki kualifikasi pendidikan. Selain itu, ada persyaratan lain yang tidak dipenuhi oleh peserta seleksi.

"Yang terbanyak lolos itu di Satpol PP Damkar. Ada 119 orang yang lolos," bebernya.

Sementara Sekda Kendal Sugiono berharap, peserta PPPK yang lolos bisa meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik. Pasalnya, saat ini status PPPK di pemerintahan sudah jelas.

Baca Juga: Peringati Hari Ibu, Emak-Emak ANS Pemkab Kendal Unjuk Kebolehan Bak Model

"Kami harap untuk meningkatkan kinerjanya. Karena sekarang statusnya sudah jelas bukan honorer lagi," tuturnya.

Fatih, 27, salah satu peserta lolos PPPK mengaku senang sudah memiliki status yang jelas. Sebelumnya dia mengabdi menjadi tenaga kesehatan selama 3 tahun. Dia akan bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat.

"Alhamdulillah senang bisa lolos. Semoga segera diangkat menjadi PPPK," harapnya. (dev/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Tenaga Kesehatan #PPPK #tenaga teknis