RADARSEMARANG.ID, Kendal - Sebuah video terkait fasilitas kolam di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaliwungu viral di media sosial setelah digunakan sebagai tempat berenang oleh anak-anak.
Video itu pertama kali mencuat dari akun Instagram @yono_oh_yono. Bahkan sudah ditonton sebanyak 2.456 kali.
Dalam video berdurasi satu menit itu memperlihatkan sejumlah anak kecil dengan riang gembira bermain air di kolam RTH Kaliwungu.
Baca Juga: Habiskan Biaya Rp 3,7 Miliar, Ini yang Membuat Hasil Proyek RTH Kaliwungu Tak Memuaskan
Bahkan, anak-anak tampak enjoy dan seolah-olah berenang. Selain itu, video dari akun Instagram @yono_oh_yono sudah dibagikan akun media sosial lainnya dengan berbagai komentar menggelitik.
"Gede nya pasti bilang gini ke anak nya 'BPK dulu pernah renang di kolam alun-alun itu dek" tulis akun @asih_wah****.
"Sing penting wargane seneng bahagia rak kudu mahal lur..????" timpal akun @taqi_y***0194.
"Kudune cemplungi boyo mas ben g di jeguran wkwkwk," tambah akun @eradis**.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal Aris Irwanto buka suara.
Baca Juga: Pakai Format Home-Away, Ini Jadwal Pertandingan Persik Kendal di Babak 12 Besar Liga 3 Jateng
Aris mengatakan, fasilitas kolam di RTH Kaliwungu sebetulnya hanya untuk kolam keceh (kecehan) bukan untuk mandi. Meskipun, air yang digunakan yakni air sumur dalam.
"Tapi pembersihan air di kolam itu tidak setuap hari. Jadi airnya tidak sehat," katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang Rabu (29/11).
Meski begitu, Aris tidak mempermasalahkan pemanfaatan kolam di RTH untuk mandi. Bahkan, pihaknya tidak bisa melarang hal tersebut.
"Yang penting setelah mandi di situ (kolam RTH) segera bilas dengan air bersih," tambahnya.
Aris mengatakan, pengunjung yang mandi di kolam RTH Kaliwungu menanggung resikonya sendiri.
Baca Juga: Proyek RTH Kaliwungu Digelontor Rp 3,7 Miliar
Pihaknya mengimbau, agar para pengunjung menjaga ketertiban, keamanan, dan tidak merusak bangunan tanaman maupun seluruh fasilitas yang ada di RTH Kaliwungu.
"Tidak masalah jika digunakan warga. Asalkan fasilitas itu dirawat juga," tandasnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi