RADARSEMARANG.ID, KENDAL - Sepekan terakhir, Kabupaten Kendal sudah diguyur hujan secara sporadis. Meski begitu, masih ada 13 desa yang krisis air bersih.
Data dari BPBD Kendal, masih ada 13 desa di 7 kecamatan di Kabupaten Kendal yang masih membutuhkan air bersih.
Rata-rata yang mengalami krisis air bersih di wilayah Kendal atas.
Baca Juga: Geger! Warga Batang Temukan Mayat Sudah Mengering di Tengah Sawah, Ini Ciri-Cirinya
Baca Juga: PSIS Lepas Bek Sabillah dan Daftarkan Pemain Belakang Ini Sebagai Gantinya
Seperti di Kecamatan Patean, Sukorejo, Plantungan, Pageruyung, dan Limbangan.
Untuk wilayah di Kendal bawah yakni Kecamatan Ringinarum dan Kaliwungu.
Sebab itu, BPBD melakukan penyaluran air bersih untuk warga setiap harinya.
Selain itu, dalam sepekan terakhir Kendal diguyur hujan saat malam hari.
Yakni dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, hujan tersebut tidak merata di setiap wilayah.
"Hujannya belum merata. Masih ada wilayah di Kendal yang krisis air bersih. Tapi setiap hari kami droping," ungkap Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kendal Ali Sutariyo Senin (6/11).
Ali melanjutkan, pihaknya sudah mengecek wilayah yang masih butuh dropping air.
Meski memasuki musim hujan, namun sumur milik warga masih kering. Bahkan, sejumlah warga di Kendal atas sempat menggali sumur dengan kedalaman cukup tinggi.
"Kedalaman sumur sudah 20 an meter. Tapi belum muncul air. Karenanya kami berupaya terus membantu," bebernya.
Hingga saat ini, Kabupaten Kendal masih dalam status darurat air bersih. Itu karena dana untuk penyaluran air bersih di BPBD Kendal sudah habis.
"Tapi kami koordinasi dan kerja sama dengan yang lainnya. Jadi masih ada droping air dan warga tidak perlu khawatir," tambah Ali.
Ali mengimbau agar warga yang kekurangan air bersih bisa menghubungi BPBD Kendal.
Itu supaya bisa droping air untuk memenuhi kebutuhan warga. Pihaknya juga meminta warga agar waspada dalam memasuki musim hujan ini.
"Dan memasuki musim hujan ini, warga harus wasapa manakala terjadi bencana banjir maupun tanah longsor," tandasnya. (dev)
Editor : Agus AP