RADARSEMARANG.ID, Kendal - Sebuah buku visual batik khas Kota Kendal berhasil diterbitkan penulis Ye Nissi. Buku ini berisi pengetahuan seputar batik dengan visualisasi dari Batik Widji.
Ye Nissi mengatakan, buku miliknya ini berjudul Cerita di Balik Secarik Batik Kota Kendal dari Batik Widji. Dia berhasil merampungkan penggarapan buku pada Oktober 2022 kemarin.
Menurutnya, plagiasi seni batik kerap ditemui di Indonesia. Tak heran, jika Batik Widji bisa menjadi sasaran plagiasi orang tidak bertanggungjawab.
Sebab itu, diperlukan sebuah media yang berisi motif serta penjabaran makna motif batik. Itu sebagai bukti materiil pengesahan hak paten bagi Batik Widji.
"Buku ini sebagai bentuk visual yang digunakan untuk mengajukan hak paten untuk setiap motif Batik Widji. Jadi meminimalkan plagiasi," katanya.
Ye Nissi melanjutkan, buku visual ini berisi pengetahuan seputar batik khas kota Kendal. Selain itu, disertai dengan visualisasi koleksi batik dari Batik Widji.
Buku ini memuat foto produk untuk setiap koleksi kain batik dari Batik Widji. Selain itu, terdapat makna dari setiap motif batiknya untuk menunjang dan melengkapi informasi mengenai motif-motif batik khas Kendal yang diciptakan oleh Batik Widji.
"Diharapkan buku ini menjadi bukti untuk pengajuan hak paten. Serta menjadi buku referensi mengenai bukti warisan budaya daerah Kota Kendal," harapnya.
Ye Nissi menambahkan, buku karyanya ini bakal menjadi referensi mengenai bukti warisan budaya Kota Kendal dalam bidang seni batik.
Nantinya, buku ini dapat dibaca oleh seluruh masyarakat sampai generasi selanjutnya. Sehingga motif batik dari Batik Widji dapat dikenal sebagai motif batik khas Kota Kendal.
Dia juga sudah menyerahkan buku karyanya kepada Widji Astutik, pemilik dari Batik Widji; Sulardi, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal; serta Sutadi selaku perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kendal.
"Ini buku pertama mengenai batik Kota Kendal. Dan menjadi satu bukti kekayaan Kota Kendal dalam bidang seni batik," tambah Ye Nissi.
Sementara pihak Disdikbud dan Disdagkop UKM Kendal menerima buku karya Ye Nissi ini dengan bangga.
Diharapkan, generasi muda turut melestarikan kekayaan Kota Kendal. Tentunya dalam bidang seni batik melalui buku visual batik khas Kota Kendal ini. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi