Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Viral Jalan Beton di Kendal Menyusut, Begini Penjelasan Kepala Desa Winong

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 30 Agustus 2023 | 16:18 WIB

Kades Winong Angsori (kanan) saat menunjukkan jalan beton viral yang kini sudah diperbaiki sesuai spesifikasi Selasa (29/8).
Kades Winong Angsori (kanan) saat menunjukkan jalan beton viral yang kini sudah diperbaiki sesuai spesifikasi Selasa (29/8).
 

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Jalan beton di Dusun Duren, Desa Winong, Kecamatan Ngampel, viral di media sosial.

Pasalnya jalan yang dibangun dengan Dana Desa (DD) ini diduga tidak sesuai spesifikasi jalan beton pada umumnya.

Sebuah video yang dinarasikan sebagai pembangunan jalan desa yang tidak sesuai spesifikasi viral di media sosial. Video berdurasi 2 menit 20 detik ini diunggah oleh akun instagram @andreli_48.

Dalam video itu memperlihatkan seseorang sedang mengukur ketinggian atau ketebalan beton.

Rata-rata dari hasil ukuran ketebalan beton hanya 5-7 sentimeter. Bahkan, terlihat jalan beton itu sudah retak dan rusak padahal belum difungsikan maksimal.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Winong Angsori buka suara. Dia membenarkan adanya pembangunan jalan beton yang tidak sesuai spesifikasi. Lalu dia berkilah, jika jalan beton yang viral itu belum selesai dibangun.

Angsori menjelaskan, pembangunan jalan beton di Dusun Duren ini dimulai pada awal Agustus.

Lalu pertengahan bulan ini proyeknya sempat terhenti. Sehingga jalan itu rusak dan pecah karena ketebalan beton tidak sesuai.

Kendati begitu, pihaknya sudah musyawarah dengan warga dan TPK setempat untuk evaluasi pembangunan jalan.

"Tapi sekarang sudah diperbaiki dan sesuai spesifikasi. Bahkan ketebalannya mencapai 15 sentimeter sekarang," ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang Selasa (29/8).

Angsori melanjutkan, pembangunan jalan beton ini berasal dari DD senilai Rp 50 juta. Yakni panjang jalan 80 meter dan lebar 3 meter. Sebelumnya, proyek pembangunan jalan beton ini dikerjakan oleh TPK Desa Winong.

"Sebenarnya ini jalan alternatif yang menghubungkan dua desa. Kalau pas belum dibangun ya kondisinya parah. Becek banget pas hujan karena masih tanah," lanjutnya.

Angsori menambahkan, jalan beton di Dusun Duren ini nantinya akan mempermudah warga dalam melakukan aktivitas perekonomian.

Serta membuat akses warga lebih cepat saat akan bepergian ke Kecamatan Ngampel dan Kecamatan Pegandon.

"Kami juga minta kerja samanya kepada warga, supaya bisa merawat bersama. Meski titik jalan rusak di sini (Desa Winong) masih banyak," tambahnya.

Sementara Rohmat, salah satu warga, meminta ada transparansi pembangunan jalan beton ini.

Sehingga tidak terjadi kesalahan yang sama berupa menyusutnya ketebalan jalan beton. Meski begitu, dia mengaku senang akses jalan menuju rumah dan tempat kerjanya sudah baik.

"Tidak perlu khawatir kalau hujan becek. Sekarang sudah mulus. Waktu itu memang sempat kisruh karena betonnya gak bener," tandasnya. 

Saat ini, proses pengerjaan jalan beton di Dusun Duren, Desa Winong memasuki tahap finishing. Ditargetkan bakal difungsikan maksimal dua pekan mendatang. (dev/ton)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#DANA DESA #media sosial #Jalan Beton #Video #VIRAL