Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lahan Kawasan Industri Kendal Bakal Ditambah 1.200 Hektare

Devi Khofifatur Rizqi • Jumat, 18 Agustus 2023 | 16:57 WIB

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto bersinergi bersama Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam pengembangan KEK Kendal.
Bupati Kendal Dico M. Ganinduto bersinergi bersama Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam pengembangan KEK Kendal.
  

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso bakal menambah lahan 1.200 hektare untuk pengembangan Kawasan Industri Kendal (KIK).

Hal itu disampaikan usai menyambangi Bupati Kendal Dico M. Ganinduto di rumah dinas Kamis (17/8) kemarin.

Susiwijono menyebut, saat ini lahan 1.000 hektare di KIK sudah 90 persen terpenuhi utility-nya.

Sebab itu, untuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kabupaten Kendal bakal ditambah lahan 1.200 hektare lagi.

"Kami juga akan melakukan ground breaking bersama Menko Perekonomian dan Menteri Industri Singapura besok (hari ini, Red) di KEK Kendal," kata Susiwijono Moegiarso.

Ia melihat, KEK Kendal mengalami perkembangan yang sangat baik. Dari segi capaian, ekonomi Kendal menjadi paling bagus di antara 20 KEK nasional lainnya.

Selain itu, jumlah pelaku usaha di KEK Kendal mencapai 90 perusahaan. Dia berharap, kawasan industri itu bisa menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Sehingga mampu berkontribusi untuk produk domestik regional bruto (PDRB) di Kabupaten Kendal.

Bupati Kendal Dico M. Ganinduto bersyukur KEK Kendal merupakan KEK terbaik di Indonesia. Pihaknya akan terus meningkatkan iklim investasi di Kendal.

"Kami memastikan ekosistem investasi di Kendal ke depan semakin baik lagi. Dua tahun terakhir ini memang sudah banyak perkembangan terkait dengan utility. Apalagi fasilitas juga semakin lengkap untuk KIK," ujarnya.

Dico membeberkan, hingga saat ini investasi yang sudah masuk ke Kendal mencapai Rp 48 triliun. Angka itu akan terus meningkat seiring bertambahnya investor. Selain itu, ada 30.000 warga Kendal bekerja di KEK. (dev/lis)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kawasan Industri Kendal #kawasan ekonomi khusus #BUPATI KENDAL #Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso #KIK