Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Permintaan Rumah Subsidi di Kendal Meningkat, per Tahun Capai 7.000 Unit

Tasropi • Sabtu, 5 Agustus 2023 | 21:25 WIB
CARI RUMAH : Sejumlah pengunjung Perkim Expo saat konsultasi terkait rumah subsidi.(DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
CARI RUMAH : Sejumlah pengunjung Perkim Expo saat konsultasi terkait rumah subsidi.(DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Permintaan rumah subsidi di Kabupaten Kendal cukup tinggi. Hal itu terlihat dalam Perkim Expo di halaman kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kendal.

Plt Kepala Disperkim Kendal Ali Sutariyo mengatakan, setiap tahun permintaan rumah subsidi di Kendal terus meningkat. Rata-rata per tahunnya mencapai 7.000 unit rumah.

Pada 2021, ada 62 komplek perumahan dibangun. 2022 sebanyak 27 komplek perumahan dan hingga Juli 2023 sudah ada 38 komplek perumahan baru.

"Permintaannya cukup tinggi. Rata-rata rumah subsidi itu di wilayah Boja dan Kendal atas lainnya," ujarnya.

Kabid Perumahan Rakyat Disperkim Kendal Zia Hawari Hudaya mengatakan, Perkim Expo dimulai sejak 1-10 Agustus di halaman kantor Disperkim Kendal.

Ada 31 pengembang perumahan yang ikut expo ini. Perkim Expo ini membantu mempromosikan perumahan, khususnya perumahan bersubsidi.

"Ini segmennya untuk teman-teman PNS baru dan PPPK, juga tenaga kerja dari Kawasan Industri Kendal," jelasnya.

Karena itu, Zia menambahkan, bagi warga yang melakukan pembelian rumah di acara Expo Perkim ada potongan harga sebesar 500 ribu sampai 1 juta rupiah.

Untuk bantuan subsidi, bisa berupa subsidi selisih uang muka atau subsidi bunga kredit. Adapun rata-rata kunjungan per hari mencapai 50 orang yang berkonsultasi terkait rumah subsidi.

"Kami membantu komunikasi dengan pengembang. Selain itu ada promo-promo langsung di masing-masing pengembang dan juga dari perbankan," tambahnya. (dev/fth)

Editor : Agus AP
#rumah subsidi #pembelian rumah