RADARSEMARANG.ID, Kendal - Hari ini (28/7), Kabupaten Kendal merayakan Hari Jadi ke-418 tahun. HUT kali ini menjadi momen refleksi serta Introspeksi bagi pemerintah dan masyarakat Kendal.
Peringatan Hari Jadi tahun ini mengangkat tema Sumber Daya Manusia Unggul untuk Kendal yang Competitive.
Sesuai tema itu, pada 2023 ini Pemerintah Kabupaten Kendal menitikberatkan pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi sumber daya manusia yang unggul.
Yakni dengan tagline Competitive Kendal. Lalu arah kebijakan pembangunan diprioritaskan pada optimalisasi SDM di Kabupaten Kendal yang berdaya saing, berkarakter, dan handal.
"Harapan saya seluruh elemen masyarakat dan semua jajaran pemerintah termasuk instansi vertikal semuanya, memiliki semangat yang sama untuk bergotong royong menyelesaikan segala permaslahan yang ada di Kendal ini," kata Dico usai Rapat Paripurna Istimewa Kamis (27/7).
Dico mengatakan, momen Hari Jadi ini harus menjadi refleksi dan Introspeksi bagi pemerintah dan masyarakat Kendal.
Supaya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan untuk masyarakat Kabupaten Kendal. Sebab itu, Dico menekankan untuk kolaborasi dan bersama-sama mewujudkan visi misi.
Sehingga, capaian-capaian yang sudah di dapat dari indikator pemerintahan memiliki dampak baik untuk warga Kendal. Pihaknya menegaskan supaya pemerintah tidak berpuas diri.
"Pemerintah tidak boleh pernah berpuas diri. Terus berupaya melakukan inovasi, kolaborasi, dan beradaptasi dengan situasi yang ada. Untuk memberikan yang terbaik bagi Kendal ke depan," jelasnya.
Dico memaparkan, Pemkab Kendal terus berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada.
Sehingga kelak mampu menjawab tantangan ke depan dalam meningkatkan pembangunan dan perekonomian daerah. Hal itu selaras dengan 4 pilar pembangunan Kabupaten Kendal.
Itu terbukti dengan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada 2022 meningkat menjadi 5,88 persen dibandingkan 2021 sebesar 3,89 persen.
Sehingga berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah sebesar 5,24 persen dan Nasional sebesar 5,31 persen.
Selanjutnya tingkat kemiskinan di Kabupaten Kendal pada 2022 mengalami penurunan menjadi 9,48 persen dibandingkan 2021 sebesar 10,93 persen.
Sehingga berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah sebesar 10,93 persen dan Nasional sebesar 9,54 persen.
Kemudian perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kendal menunjukkan adanya peningkatan setiap tahunnya. Pada 2021 sebesar 72,5 persen dan 2022 mengalami peningkatan mencapai 73,19 persen.
Lalu Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Kendal juga mengalami penurunan dari 2021 di 7,55 persen menjadi 7,34 persen pada 2022. Dengan penurunan TPT di Kabupaten Kendal, diharapkan ke depannya jumlah pengangguran dapat semakin berkurang, tenaga kerja bisa terserap diberbagai sektor, baik sektor formal maupun informal, termasuk sektor industri yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) maupun di luar kawasan.
"Capaian itu menjadi kebahagiaan. Artinya perjuangan kita tidak berhenti sampai di sini. Karena masih banyak yang harus kita selesaikan seluruh permasalahan yang ada di Kabupaten Kendal," tandasnya. (dev/ton)
Editor : Baskoro Septiadi