Saat peresmian, warga Desa Kertomulyo tumplek blek di Pasar Desa. Banyak yang memborong jajanan tradisional yang disediakan.
Pasar Desa dibangun melalui dana bantuan dari Kementerian Desa (Kemendes) tahun 2022. Saat ini, ada 36 pedagang yang sudah berjualan. Terdiri pelaku UMKM serta warga Desa Kertomulyo.
"Antusias warga sangat tinggi. Pasar Desa ini sebagai upaya memacu perputaran ekonomi di Kertomulyo," kata Direktur BUMDes Krida Karya Kertomulyo Zik Alinudin.
Kepala Desa Kertomulyo Nasocka mengatakan, Pasar Desa bisa membantu ekonomi pelaku UMKM serta masyarakat. Pihaknya berencana tahun 2024 bakal menambah los untuk pedagang. Sehingga, hasil pertanian warga bisa dijajakan di pasar.
"Kedepan warga Kertomulyo yang mayoritas petani, akan kami fasilitasi. Mereka menjual hasil taninya di pasar ini," ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Kendal Yanuar Fatoni meminta seluruh kades bisa memanfaatkan peluang bantuan dana dari Pemkab, Pemrpov, hingga Kemendesa. Hal itu untuk kesejahteraan masyarakat.
“Semua desa di Kabupaten Kendal harus bisa menjadi desa mandiri. Dan itu bisa dilakukan dengan memaksimalkan BUMDes melalui kreativitas dan inovasi warga,” tambahnya. (dev/fth) Editor : Agus AP