Dukungan tersebut lantaran Mantan Wakil Bupati Kendal iti dinilai cukup memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memipin NU Kendal. “Secara kepemipinan dan organisasi, beliau (Mustamsikin, Red) memiliki pengalaman cukup dan keberhasilan,” katanya Ketua Tanfidziyah NU Kaliwungu, Mohammad Abbas.
Dukungan tersebut diakuinya setelah mendapatkan arahan dari Rois Syuriah MWCNU Kaliwungu, KH Fauzi Shodaqoh. Dimana semua ranting telah bersepakat untuk memberikan dukungan suaranha pada Konferensi Cabang NU Kendal kepada Mantan Wakil Bupati Kendal Periode 2009-2014 itu.
“Sebetulnya untuk pemilihan, diserahkan kepada masing-masing ranting. Tapi saran dari Rois Syuriah MWCNU Kaliwungu, mengerucut dukungan kepada KH Mustamsikin,” tutur Abbas.
Menurutnya, Muhammad Mustamsikin dinilai mampu memajukan NU Kendal kedepan. Baik secara keilmuan, aqidah Ahlussunnah Waljamaah maupun kemajuan NU dibidang sosial kemasyarakatan. Mustamsikin seorang akademisi. Ia adalah salah satu lulusan doktor terbaik UNWAHAS Semarang. Ia juga sekaligus dosen Pasca Sarjana di UNWAHAS Semarang dan STIA Walisembilan Semarang.
Mustamsikin juga dinilai ulama yang betul-betul lahir dari rahim NU. Hal itu terlihat jenjang organisasi yang telah dilaluinya serta pendidikan non formalnya. Yakni pernah menimba Ilmu di Pondok Pesantren di Lirboyo, Kediri Jawa Timur.“Jadi secara keilmuan maupun aqidah sejalan dengan semangat NU,“ jelas Abbas.
Selain itu, Mustamsikin telah mulai terjun di NU sejak pelajar. Yakni terjun di IPNU. Ia juga permah menjabat sebagai Ketua PAC GP Ansor Kaliwungu dua periode. Mustamsikin juga pernah menjabat Katib Syuriah dan Ketua MWC NU Kaliwungu.
Saat ini Mustamsikin juga didapuk sebagai Mustasyar PCNU kendal, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kendal dan Mudir Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah (Jatman) Kendal.
“Jadi kesimpulan kami, pengalaman organsasi dan Jaringan kuat, memantapkan kami untuk mengusung KH. Mustamsikin sebagai Tanfidziyah PCNU kendal,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut. KH Mustamsikin mengaku siap jika memang harus di usung dan maju sebagai calon Tanfidziyah. Kemantapannya untuk maju, lantaran dukungan dan dorongan dari banyak ranting. tidak hanya dari Kaliwungu saja, tapi juga dari sejumlah MWCNU Kecamatan lain.
“20 MWC NU yang ada di 20 Kecamatan siap mendukung. Akhirnya setelah melihat banyak dukungan, saya memutuskan siap untuk khidmah di NU sebagai Calon Tanfidziyah,” paparnya.
Diakuinya, jika dirinya terpilih, Visi misinya adalah menuntaskan pembangunan Rumah Sakit (RS) NU yang ada di Ketapang, Kendal. “Sehingga bisa terwujud mimpi warga Nahdliyin untuk memilki RS menjadi kebanggan warga NU di Kendal,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Uswah Kaliwungu itu.
Selain itu, penataan organisasi dari tingkatan bawah. Yakni bisa merangkul kader-kader potensial di Kendal tanpa ada sekat pendukung dan non pendukung. “Bersinergi dengan pemerintahan yang ada. Sehingga bisa menciptakan Kendal harmonis dan memberikan masukan untuk Pembangunan di Kendal,” imbuhnya. (bud/bas) Editor : Agus AP