RADARSEMARANG.ID, Semarang — Bupati Kebumen, Lilis Nuryani punya komitmen untuk berbagi dengan sesama dengan memberikan donasi dari gajinya.
Lilis memberikan gaji keduanya untuk 30 pemulung, setelah sebelumnya diapun memberikan gajinya untuk 20 petugas kebersihan.
Baca Juga: Daftar Tarif Listrik Terbaru Bulan April 2025, Ini Kata Kementerian ESDM dan PLN
Bupati terkaya di Jawa Tengah ini meneyerahkan donasi sebesar Rp 200 ribu secara simbolis kepada 30 pemulung yang bekerja di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Samali, Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen, Rabu (16/4/2025).
Dikatakan Lilis, alasan dia memberikan gaji keduanya kepada para pemulung karena mereka adalah pejuang kebersihan dan berjasa menjadikan lingkungan menjadi bersih.
“Kami pemerintah merasa terbantu dengan adanya pemulung di TPA Semali ini, karena turut serta menjaga kebersihan lingkungan, sehingga menjadi bersih, sekaligus bisa menjadikan sampah lebih bermanfaat,” ujar Bupati.
Lilis menyebut, TPA Semali termasuk tempat pembuangan sampah terbesar kedua setelah TPA Kaligending di Kecamatan Karangsambung.
Dalam sehari, TPA ini menghasilkan sebanyak 40 ton sampah.
Baca Juga: Cek Pencairan Termin 1 Penerima PIP Kemdikbud 2025 Terbaru Melalui Handphone
Para pemulung ini pun setiap hari terlibat dalam pemilahan sampah untuk bisa dimanfaatkan secara ekonomi.
“Saya salut bapak-ibu ini sudah bekerja di sini bertahun-tahun ikut memilah sampah untuk bisa dimanfaatkan secara ekonomi, meski hasilnya tak seberapa, tapi bisa untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Kebumen saat ini telah menjalin kerjasama dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) tentang pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar alternatif dalam bentuk RDF (Refuse Derived Fuel).
Bupati berharap para pemulung ini bisa dilibatkan dalam pengelolaan sampah menjadi bahan bakar alternatif.
Dengan begitu, semua sampah yang dihasilkan bisa dimanfaatkan, khususnya sampah organik dan anorganik.
“Para pemulung ini bisa dilibatkan untuk pemilahan sampah di TPA untuk menjadi RDF, karena kita sudah kerjasama dengan SBI. Nanti berapa pun sampah yang dihasilkan akan ditampung pemerintah untuk jadi RDF,” ujar Lilis.
Sementara itu, salah seorang pemulung di TPA Seemali, Anton Sugianto menyampaikan pihaknya dan pemulung lainnya merasa terbantu dengan pemberian tersebut.
Mengingat dalam satu minggu, ia rata-rata mendapat penghasilan Rp 200 ribu.
“Kami sangat berterima kasih sekali kepada Ibu Bupati atas perhatiannya kepada kami. Uang dari Ibu sangat bermanfaat sekali untuk kebutuhan keluarga kami. Alhamdulillah bisa buat beli kebutuhan sehari-hari kayak beras dan sembako,” ujarnya.
Baca Juga: Musibah Pohon Tumbang Timpa Jamaah Salat Idul Fitri di Pemalang, 2 Orang Meninggal 15 Luka-luka
Diketahui, sebelumnya gaji pertama Bupati diberikan kepada 20 petugas kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan.
Masing-masing dari mereka mendapat Rp 300 ribu. Gaji Bupati Kebumen nantinya setiap bulan juga akan diberikan untuk masyarakat. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi