RADARSEMARANG.ID– Semangat gotong royong dan kreativitas warga RW 07 Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, kian terasa menjelang penilaian Lomba Kampung Hebat 2025.
Dengan mengusung kategori Kampung Kreatif dan Inovatif, kampung yang dikenal dengan slogan “Pitu : Peduli, Inovatif, Terampil, dan Unggul” ini menampilkan berbagai karya unik hasil olahan tangan warganya.
Ketua PKK RW 07 Kelurahan Krapyak Ika Muharini Kusumaningrum didampingi Ketua RW 07 Dewa Sukmoraras menjelaskan bahwa sejak lama RW 07 dikenal sebagai kampung dengan segudang inovasi.
Pihaknya sudah mendeklarasikan diri sebagai Kampung Agro sejak 2016.
"Lalu pada 2024, diresmikan oleh Camat Semarang Barat sebagai Kampung Permainan Tradisional," ujarnya.
Tak sekadar gelar, komitmen pelestarian permainan tradisional diwujudkan lewat berbagai kegiatan anak-anak hingga pembuatan replika warak dakon dari kardus dan limbah spoon bun.
“Kami ingin anak-anak kembali mengenal permainan tradisional seperti dakon, gobak sodor, dan egrang,” imbuhnya.
Lurah Krapyak Purwanti pun memberi apresiasi penuh terhadap RW 07.
“Kategori yang diikuti adalah Kampung Kreatif dan Inovatif. Kami yakin RW 07 bisa menjadi contoh bagi kampung lain karena setiap hari mereka memang hidup dengan kreativitas,” tuturnya.
RW 07 Krapyak pun tak sekadar siap bertanding, tapi juga siap menginspirasi.
Dari kampung kecil di barat Semarang, semangat menjaga lingkungan dan budaya tumbuh dalam harmoni antara tradisi dan inovasi.
Lomba Kampung Hebat 2025 melombakan dua kategori. Yakni Kampung Pilah Sampah dan Pro Lingkungan serta Kampung Kreatif dan Inovatif. (fgr/ton)
Editor : Pratono