RADARSEMARANG.ID, GAYAMSARI - Kebersihan lingkungan merupakan salah satu tolak ukur kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap sampah dapat menyebabkan munculnya masalah dan kerusakan lingkungan.
RW 07 Kelurahan Tambakrejo berusaha mengelola sampah dengan baik.
Baca Juga: Ubah Sampah Jadi Berguna, Warga Tambakrejo Gotong Royong Menyulap Kampung
Lurah Tambakrejo Sukiswo menuturkan, permasalahan sampah jika dibiarkan dan tidak ditangani sebagaimana mestinya, maka akan menimbulkan berbagai masalah.
Pengelolaan sampah yang baik merupakan suatu rangkaian kegiatan yang mencangkup pengumpulan, pengangkutan, pengelolaan dan pembuangan akhir dari sampah tersebut.
“Sampah tidak hanya dapat dibuang, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos, kerajinan tangan, bahkan bisa menghasilkan uang,” ujarnya. Dalam Lomba Kampung Hebat 2024, RW 07 Kelurahan Tambakrejo mengikuti kategori Kampung Pro Lingkungan.
Bagian penting kewajiban masyarakat yakni menanamkan sikap peduli terhadap sampah dan membantu untuk mengembangkan kemampuan untuk menanganinya.
Masalah pengelolaan sampah seharusnya menjadi prioritas utama, namun diperlukan perencanaan sistem pengelolaan sampah yang matang untuk mengatasinya.
“Penanganan sampah bukan hanya urusan pemerintah semata, akan tetapi penanganannya membutuhkan partisipasi masyarakat secara luas.”
Penanggung Jawab Lomba Wakijan menjelaskan, wilayah RW 07 berusaha meminimalkan pencemaran lingkungan dengan mengoptimalkan kegiatan pilah sampah.
Optimalisasi tersebut akan dikemas dengan pembuatan kampung tematik pilah sampah, yang harapannya dapat meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan rumah tinggal warga.
“Selain itu, melalui inovasi tersebut, diharapkan potensi sosial dan ekonomi masyarakat setempat dapat lebih terangkat,” kata Wakijan. (ton)
Editor : Tasropi