RADARSEMARANG.ID, TEMBALANG — Warga RW 20 Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang terus mengembangkan potensi embung yang ada di wilayahnya.
Tempat penampungan air ini disulap menjadi tempat wisata pemancingan. Pemanfaatan ruang terbuka untuk menggerakan ekonomi kampung.
“RW 20 Kelurahan Sendangmulyo mendaftar Lomba Kampung Hebat untuk kategori Kampung Kreatif dan inovatif,” jelas Lurah Sendangmulyo Maryono.
Penanggung Jawab Lomba Sulis Setyanto menjelaskan, salah satu keunggulan RW 20 adalah memiliki sendang atau sumber mata air. Sendang ini memiliki debit air yang cukup besar.
Sehingga warga berinisiatif mengembangkan potensi ini menjadi tujuan wisata rekreasi.
Inovasi yang dilakukan warga adalah membuat embung Anggrek. Kolam ini berfungsi sebagai penampung debit mata air dan air hujan.
“Ini sebagai salah satu bentuk konservasi sumber mata air sendang,” tuturnya.
Baca Juga: Musim Kemarau, Warga Terbantu Adanya Embung Patemon Semarang untuk Irigasi, Pemancingan dan Wisata
Adanya embung Sendangmulyo merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang mempunyai nilai ekonomi karena dapat membuka lapangan tenaga kerja.
Masyarakat sekitar bisa sebagai pengelola dan masyarakat sekitar bisa berjualan di embung.
Selain itu juga memberdayakan pelaku usaha kecil lain seperti petani ikan sebagai pemasok ikan, serta penjual umpan ikan.
“Para pemancing tidak hanya dari Kota Semarang tetapi juga dari Ungaran, Kendal, Grobogan dan Demak yang tergabung dari beberapa komunitas pemancing,” jelasnya.
Pemancingan ini juga bisa memberdayakan UMKM di RW 20. Sebab warga yang memiliki usaha UMKM bisa menjual produknya di lokasi pemancingan.
Sejumlah UMKM di bidang kuliner antara lain wingko babat, sambel tok, katering, bandeng presto dan lainnya. (ton)
Editor : Tasropi