RADARSEMARANG.ID, Kajen - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq resmi mengenakan rompi oranye usai ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Fadia telah menyelesaikan pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.
Putri pedangdut senior itu tampak menunduk dan menutupi wajahnya dengan kerudung saat berjalan menuju mobil tahanan.
0Baca Juga: OTT Bupati Pekalongan, Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Birokrasi
Meski sudah mengenakan rompi oranye, KPK belum menyampaikan keterangan resmi terkait status hukum Fadia.
Saat hendak memasuki mobil tahanan, istri Anggota DPR RI Ashraff Abu itu melontarkan bantahan. Ia menampik disebut terjaring OTT.
“Saya tidak di-OTT, saya tidak ada barang apapun yang diambil,” kata Fadia kepada awak media, Rabu (4/3/2026).
Dia juga mengaku tengah bersama Gubernur Jawa Tengah ketika penangkapan terjadi.
Baca Juga: Dua Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Gubernur Jateng Akui Prihatin
“Pada saat penangkapan, mereka menggerebek ke rumah, saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah, jadi saya tidak ada OTT apapun barang serupiah pun, demi Allah nggak ada,” cetusnya.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengiyakan bahwa pihaknya telah menetapkan status hukum terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam OTT di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Namun, KPK belum merinci siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Untuk kronologi, konstruksi, dan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan lengkap nanti melalui konferensi pers,” pungkasnya. (nra)
Editor : Baskoro Septiadi