Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Fakta-fakta Hasil Olah TKP Kasus Teror Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng di Pekalongan

Nanang Rendi Ahmad • Senin, 16 Februari 2026 | 11:01 WIB

OLAH TKP: Posisi ditemukannya proyektil kasus penembakan suami anggota DPRD Jateng.
OLAH TKP: Posisi ditemukannya proyektil kasus penembakan suami anggota DPRD Jateng.

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Polres Pekalongan dibantu Dirkrimum dan Tim Labfor Polda Jateng telah menyelesaikan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus teror penembakan suami anggota DPRD Jateng Amat Muzakhim alias Boim. 

Hasil olah TKP antara lain polisi menemukan proyektil di area garasi. Area garasi ini berada di belakang posisi duduk Boim saat peristiwa penembakan. 

Baca Juga: Suami Anggota DPRD Provinsi Jateng Ditembak di Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Peluru Meleset ke Dinding

Proyektil tersebut berada pada jarak 23,2 meter dari posisi pelaku saat menembak. Sementara jarak tembak pelaku dengan Boim sekitar 9,5 meter.

"Perkenaaan tembakannya di dek plafon atau dinding atas teras rumah pelapor (Boim). Jadi arah tembakannya memang agak ke atas (seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV)," kata Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf.

Polisi belum bisa mengungkapkan terkait proyektil dan jenis pistol yang digunakan pelaku. Rachmad mengatakan, itu butuh pemeriksaan lebih lanjut oleh tim laboratorium forensik (labfor). Hasil olah TKP juga belum mengarah pada identitas pelaku.

"Kalau melihat perkenaan tembakannya dan hasil CCTV, kesimpulan sementara, peristiwa ini masih sebagai teror saja," ungkap Rachmad.

Satu hal yang kuat disimpulkan, lanjut Rachmad, ialah pelaku sebelumnya sudah melakukan pemetaan lokasi. 

Ini terlihat dari gelagat pelaku yang mengetahui jalan masuk ke teras rumah.

Baca Juga: Kontraktor Asal Banjarnegara Meninggal Tertimpa Tembok di Kampung Butuh Salatiga

"Posisi gerbang memang terbuka saat itu, jadi pelaku bisa masuk, langsung putar balik mengambil posisi, lalu menembak," ucapnya.

Peristiwa penembakan ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 21.10 di kediaman Boim, Dukuh Capgawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Menurut Boim, pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan pelat nomor ditutup plastik kresek.

"Mengenakan jaket kulit hitam, celana pendek hitam, helm hitam, serta masker abu-abu. Saya kira dia tamu atau pengantar paket. Saya tidak mengira apa-apa selain itu," katanya. 

Pelaku datang tak sampai turun dari motor. Begitu dia datang, kemudian memutar arah sepeda motor, lantas menembak, lalu tancap gas.

"Dia sendirian, satu orang, satu kali tembakan," ucap Boim.

Boim merasa tidak memiliki masalah pribadi yang memicu aksi teror tersebut.

Namun, kata dia, belakangan ini ia memang sedang fokus mengawal kasus penculikan penjual martabak yang sempat menghebohkan Kabupaten Pekalongan ketika Pilkada 2024 lalu.

"Tapi, wallahualam. Saya tidak mengarah atau mengaitkan teror ini dengan itu," ujarnya. (nra)

Editor : Baskoro Septiadi
#penembakan #suami anggota DPRD Jateng ditembak #teror #BOIM #Kedungwuni #Pekalongan #Kabupaten Pekalongan