Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kronologi Kereta Odong-Odong Pembawa Rombongan Siswa SMA di Pekalongan Nyungsep ke Parit, Begini Nasib Penumpangnya

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 22 Februari 2024 | 15:44 WIB

 

Suasana di lokasi kejadian kereta odong-odong nyungsep ke parit di Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Rabu (21/2/2024).
Suasana di lokasi kejadian kereta odong-odong nyungsep ke parit di Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Rabu (21/2/2024).

RADARSEMARANG.ID, Kajen - Odong-odong pembawa rombongan pelajar SMA Negeri 1 Wiradesa menuju ke Pantai Wonokerto terjun ke sebuah parit di Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

Kecelakaan ini terjadi pada Rabu (21/2/2024) sekitar pukul 08.00, di Jembatan Desa Pecakaran.

Rangkaian kereta odong-odong ini hanya satu gerbong, plus satu kepala. Jumlah penumpangnya 40 orang siswa.

Pengemudi sekaligus pemilik odong-odong Riyanto, 53, mengaku heran dengan peristiwa ini. Ia mengaku, ambil bagian tengah jalan saat hendak naik ke jembatan.

Tapi kemudian, tak tahu kenapa kereta oleng ke kiri dan terjun ke parit.

"Begitu naik jembatan sedikit, padahal itu gas masih kecil, tapi kereta kok agak melaju. Baru mau menarik gas, kok jalan sendiri. Seperti ada yang ndorong," ungkapnya.

Bagian yang masuk ke parit hanya bagian kepala. Otomatis para penumpang yang duduk di kepala kereta tersebut ikut terjun ke parit dan basah kuyup.

Sebagian penumpang, terutama yang di gerbong belakang, berhasil melompat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan Ipda Budi mengatakan, tidak ada korban berat. Ada beberapa penumpang yang dibawa ke puskesmas terdekat, namun sudah pulang.

"Itu jalan cor (beton). Dugaan kami roda kereta terpeleset karena pengemudi kurang konsentrasi. Sekarang masih dalam penyelidikan," ungkapnya. (nra/ida)

Editor : Baskoro Septiadi
#odong-odong #SMA #parit #Pekalongan