Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Begini Cerita Korban Selamat Akibat Robohnya Pasar Krempyeng Wiradesa Kabupaten Pekalongan

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 2 November 2023 | 03:28 WIB
ROBOH: Suasana di lokasi sesaat setelah peristiwa, Rabu (1/11)
ROBOH: Suasana di lokasi sesaat setelah peristiwa, Rabu (1/11)

RADARSEMARANG.ID, KAJEN - Satu deret lapak Pasar Krempyeng Wiradesa Kabupaten Pekalongan tiba-tiba roboh, Rabu (1/11).

Data terakhir, ada tiga pedagang yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat tertimpa bangunan.

Gerobak, perkakas dagangan, hingga beberapa sepeda motor pedagang pun hancur.

Baca Juga: Polisi Periksa Bapak, Paman dan Kakak Kandung Bocah SD di Semarang yang Meninggal Tidak Wajar 

Baca Juga: Siswi SD yang Meninggal Tak Wajar di Semarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Polisi Beber Bukti Ini

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00. Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya.

Para pedagang mengatakan, itu terjadi begitu saja tanpa ada angin atau tanda-tanda berarti.

Salah satu korban selamat Rohandi menceritakan, saat itu ia dan istrinya sedang berkemas menutup lapak. Pria 61 tahun ini tengah melipat tikar.

Posisi badannya sedang membungkuk. Tiba-tiba atap roboh. Istrinya bisa lari. Tapi Rohandi terjebak.

"Untung posisi reruntuhan di dekat saya saling menyangga. Saya hanya kejatuhan sedikit. Saya cari jalan keluar lewat celah-celah puing itu," bebernya.

Ia mengatakan, suasana saat itu riuh bukan main. Banyak pedagang histeris.

Ia pun kaget mendengar ada tiga pedagang yang harus dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka.

Rohandi sangat bersyukur masih selamat. Meski gerobak soto dan perkakas dagangannya hancur lebur.

Hanya termos dan tabung gas elpiji yang masih bisa diselamatkan.

"Saya ini terhitung nemu umur. Saya tidak bayangkan kalau kayu besar itu menimpa kepala saya," ucapnya.

Bangunan roboh ini merupakan bekas selter terminal angkutan umum.

Bertahun-tahun digunakan untuk berdagang. Terkenal dengan sebutan Pasar Senin-Kamis.

Beruntung kejadian ini bukan saat hari pasaran itu. Pedagang dan pembeli yang datang tidak sebanyak saat hari Senin dan Kamis.

Lokasi pasar krempyeng ini masih berada di kawasan pasar darurat Wiradesa.

Namun Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Pekalongan menegaskan, bangunan selter itu tidak termasuk pasar darurat.

"Pedagangnya tidak tercatat dalam database kami. Tidak ada dalam daftar pedagang yang akan dipindah ke Pasar Wiradesa baru," jelasnya.

Kendati demikian, kata dia, Pemkab Pekalongan akan menanggung biaya perawatan para korban.

Sementara pasar darurat sebenarnya memang sedang dalam tahapan pengosongan pedagang.

"Jadi sebenarnya tanggal 1-15 November ini para pedagang sudah dijadwalkan pindah ke Pasar Wiradesa baru secara bertahap. Saya juga kaget ada kejadian seperti ini pas hari pertama jadwal pemindahan pedagang," ungkapnya. (nra)

Editor : Agus AP
#kajen #Pasar Wiradesa #korban selamat #roboh #Pasar Krempyeng