RADARSEMARANG.ID, KAJEN-Warga Kabupaten Pekalongan mengajukan permintaan perbaikan ruas jalan rusak dan peningkatan kesejahteraan perangkat desa. Hal tersebut disampaikan pada forum Wadul Bupati yang kali pertama resmi digelar Jumat lalu (8/9/2023).
Melalui forum aduan masyarakat ini, bisa menyampaikan langsung aspirasi ke Bupati Fadia secara lesehan. Pemkab Pekalongan berencana melanjutkan sebagai agenda rutin sebulan sekali.
Wadul Bupati perdana dihadiri kurang lebih 300 orang perwakilan masyarakat. Mereka memadati Pendopo Bupati Pekalongan. Semuanya lesehan, termasuk Bupati Fadia Arafiq berserta jajarannya.
Terkait permintaan perbaikan jalan rusak itu salah satunya muncul dari perwakilan Desa Sidoharjo, Kecamatan Doro. Ia memohon ruas jalan Rogoselo-Dororejo sepanjang enam kilometer segera diperbaiki.
Fadia menjawab, di Doro memang masih banyak ruas jalan rusak. Tahun ini proyek perbaikannya sudah masuk proses lelang. "Pekan ini, ada pengerjaan di ruas Larikan - Rogoselo senilai Rp 1 miliar. Nanti akan disambung ke ruas selanjutnya," jawab Fadia.
Wadul Bupati ini merupakan salah satu terobosan Pemkab Pekalongan untuk saluran komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Sebelumnya, sebenarnya sudah membuka kanal-kanal aduan melalui daring. "Dengan Wadul Bupati ini saya ingin tatap muka langsung dengan masyarakat. Sebab selain aduan, masukan dari mereka juga penting," kata Fadia.
Sekda Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar mengatakan, forum itu memang didesain secara informal. Agar masyarakat bisa lebih santai menyampaikan aduan. "Kami harap ini bisa dimanfaatkan masyarakat, biar optimal dan marem (puas) karena menyampaikan langsung ke bupati," ujarnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla