RADARSEMARANG.ID, KAJEN - Acara Kajen Bersalawat, Kamis malam (31/8/2023)dihadiri ribuan orang.
Acara yang digelar Pemkab Pekalongan ini sukses menutup seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-401 Kota Santri.
Antusiasme warga sudah tampak sejak beberapa jam sebelum acara dimulai. Jamaah mulai memadati kawasan Alun-Alun Kajen sejak sore hari. Padahal acara dimulai pukul 20.00 malamnya.
"Sengaja hadir lebih awal biar dapat tempat depan (dekat panggung)," kata Casmirah, 50, jamaah asal Kecamatan Paninggaran.
Ia bersama rombongan belasan orang naik mobil pikap dari Paninggaran. Datang dengan membawa tikar sendiri. Selain itu, membawa makanan ringan dan minuman.
Selepas Maghrib, Jalan Mandurorejo mulai ditutup. Pengunjung sudah mulai mengambil posisi di sepanjang jalan itu.
Selepas isya, lokasi jadi lautan manusia. Di beberapa titik berkibar spanduk dan bendera-bendera bergambar tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU).
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq duduk di panggung. Bersama penceramah Kiai Fachrur Rozi dan grup salawat Syubbanul Muslimin yang tengah kondang di kalangan pecinta salawat.
"Dengan salawat ini, kita semua berdoa agar Kabupaten Pekalongan dijauhkan dari kehinaan, makin maju, dan lebih baik," kata Fadia.
Kajen Bersalawat merupakan salah satu rangkaian acara dari peringatan HUT ke-401 Kota Santri. Pemkab Pekalongan menjadikannya sebagai penutup. Fadia menyebutkan, itu agar tidak lepas dari identitas sebagai Kota Santri. (nra/ida)
Editor : Agus AP