RADARSEMARANG.ID, KAJEN-Dalam sepuluh hari terakhir terjadi tiga kali kebakaran lahan kosong yang cukup besar di Kabupaten Pekalongan. Dua di antaranya di dekat sekolah. Disinyalir karena cuaca panas dan Sebagian orang membuang puntung rokok sembarangan.
Kali pertama terjadi di Desa Salakbrojo, Kecamatan Kedungwuni, Selasa (25/7/2023) lalu. Titik kebakaran tepat di belakang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Salakbrojo.
Kedua, terjadi di Desa Sastrodirjan, Kecamatan Wonopringgo, Selasa (1/8/2023) lalu. Titik api diduga berasal dari dekat tempat melatih burung merpati (kolongan). Kebakaran membesar karena api merembet ke selatan membakar lahan kering.
Ketiga dan terbaru, terjadi di Desa Sembung Jambu, Kecamatan Bojong, Jumat (4/8) kemarin. Kebakaran ini tepat di depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Bojong.
"Alhamdulillah sudah padam. Disinyalir karena cuaca panas atau mungkin karena ada yang membuang puntung rokok sembarangan. Sedangkan lahan semak-semak kering yang mudah terbakar," kata Kapolsek Bojong AKP Suhadi usai kejadian.
Ketiga kejadian itu memang belum sampai memakan korban jiwa dan kerugian materi. Namun pihak kepolisian meminta kasus ini menjadi perhatian warga. Sebab, banyak lahan kering berada di dekat bangunan dan permukiman warga.
"Kami imbau warga tidak membakar apapun di dekat lahan kering atau membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan. Semoga tidak ada kejadian seperti ini lagi," pesannya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla